Just The way You Are


Orang sering kali mengeluh (termasuk saya) tentang betapa sulitnya hidup ini. Mengeluhkan betapa beratnya masalah yang mereka hadapi. Menangis, mengadu, bahkan ada yang mencoba bunuh diri. Alasan klasiknya adalah merasa hidup masing-masing jauh lebih berat daripada yang lain.

Pikiran bahwa Tuhan tidak adil itu kerap kali muncul di otak saya. Sangat sering. Tapi bedanya saya gak nangis-nangis atau ngadu atau bunuh diri. Karena saya sudah cukup jelek tanpa harus menangis. Saya tak punya kemampuan berbicara pada orang untuk mengadu dan saya tak punya keberanian untuk bunuh diri.

Jadi setiap kali saya dicaci maki, setiap kali saya ditertawakan, setiap kali saya gagal, dan setiap kali saya merasa tertekan atau merasa bad mood atau sedih atau apapun yang gak enak maka saya akan tertawa dan melakukan apapun yang saya suka. Mentok-mentok pake earphone untuk dengerin mp3 keras-keras sembari memejamkan mata!

Dengan tertawa saya jadi lebih sadar bahwa hidup itu terlalu berharga untuk ditangisi. Hidup terlalu singkat untuk disia-siakan. Dan saya pun tahu bahwa semua kemurungan dan rasa sedih atau apapun tadi yang bikin air mata keluar, hanya akan membuat sakit, membuat pikiran jelek, bikin mangkel dan bikin nambah kerutan di muka.

Dan sebenarnya semua yang jelek-jelek itu dikarenakan kita tidak mau mensyukuri diri sendiri, tidak menjadi diri sendiri. Hidup seperti bunglon. Hahhh…. untuk apa coba terlihat sempurna untuk orang lain? Untuk apa berusaha supaya mendapatkan pengakuan dari orang? Untuk apa menjadi orang lain kalau toh diri kita sudah sangat baik di mata Tuhan. Every creature is better alive than dead.

So, come on guys….. Take it easy!! Ndak usah terlalu menyesali diri sendiri. Ndak usah sedih-sedihan lah. Boleh sedih atau nangis kepiyer, tapi jangan terlalu meratapi diri sendiri.

Saya sudah sangat bosan membaca status FB atau twittter kalian yang isinya cuma sedih, nangis, kesel, dan capek.

Mulai sekarang…. Kalo kita bikin salah, buat kesalahan itu sebagai batu loncatan utuk kesempatan berikutnya. Percaya deh, kesempatan itu gak hanya datang sekali. Kalo kita bentul-betul mau nyari, kesempatan itu selalu di kasih sama Yang Di Atas.

Untuk dihargai orang lain tidak harus menjadi orang lain karena saya yakin masih ada orang (semoga masih banyak) yang menghargai kita karena diri kita sendiri, bukan karena kita menjadi orang lain. Nikmati sajalah hidup, karena di dunia ini masih banyak warna yang harus kita lihat.

Cauze your amazingThat’s the way you are!!!!

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s