Karma

Cenat-cenut cenat-cenut cenat cenut…… Dua hari terakhir kepala ini dipenuhi dengan berbagai hipotesis… Hanya dua opsi sebenarnya, antara tolak H0 atau terima H0, tapi dua opsi tersebut membuat saya harus berhenti bernafas selama beberapa saat… Belum lagi istilah-istilah statistika yang harus saya pelajari…Kemudian data-data yang harus saya olah dengan menggunakan salah satu softwarenya….

Ya Allah… inilah hasilnya kalau menganaktirikan salah satu ilmu pengetahuan… Harus benar-benar bekerja keras memahami P value beserta kawan-kawannya… 😦

Rasanya ingin kembali ke zaman-zaman semester awal ketika mata kuliah Statistika masih menjadi tanggungan saya… 😦 Ah..selalu saja menemukan penyesalan di akhir bab…. Saya salah karena saat itu saya terlalu angkuh karena tak mau mendengarkan penjelasan dosen dengan alasan saya kurang begitu suka cara beliau mengajar. Dosen statistik saya baik kok, hanya saja saya merasa bosan saat beliau mengajar sehingga setiap kelas statistik dimulai saya selalu mengenakan earphone untuk mendengarkan mp3 ;).

Catatan-catatan kuliah yang saya buat tiga tahun lalupun hilang tanpa jejak. Biasalah, dipinjam teman-teman dan mereka lupa tak mengembalikannya dan saya juga lupa siapa yang meminjam. Ditambah lagi ketidaktertarikan saya terhadap si statistik sehingga catatan ‘harian’ statistik saya berganti pemilik secara misterius. Benar-benar tak saya pedulikan.

Kalian pasti bertanya-tanya, apa iya saya punya catatan kuliah??? Heiiii… jangan berburuk sangka!! Meskipun telinga saya mendengarkan mp3, tangan dan mata saya tetap bisa bekerja loh… Bahkan catatan saya terbilang lebih lengkap dibandingkan teman-teman yang membuka telinganya lebar-lebar.. 🙂

Tapi Sepertinya saat ini saya terkena karma karena tiga tahun lalu tak mendengarkan penjelasan dosen….. Hikkkssssss….. I’m really sorry, Miss 😦

Ya Tuhan… bantu saya menganalisis data-data ini…. Tolong saya juga…Sampaikan maaf saya pada beliau yang pernah Saya acuh tak acuhkan… Ok, God??!!! 😉