Cari Om Kayak Bondan Prakoso

Duduk-duduk di depan televisi bersama Ais (ponakan saya) sembari memindah-mindahkan chanel TV… Entah acara apa, tiba-tiba ponakan saya ngomong “Liat itu, Te… Stop” ketika saya memencet tombol yang menampilkan chanel Indosiar.

Saya benar-benar tak tahu acaranya, tetapi yang jelas saat itu si Bondan Prakoso tengah tampil sembari menyanyikan lagunya. Saya bukan penggemar si Bondan, sehingga saya hanya sekedar mengetahui dirinya. Ponakan saya tak melepaskan pandangan matanya dari arah TV. Karena memang tak ingin menonton apa-apa, saya hanya ikut mendengarkan si Bondan beraksi bersama ‘lumba-lumbanya’ (justt kiiddddiinnnggggg ūüėČ ).

Kemudian si Ais mengatakan dengan ekspresi tanpa dosanya

“Tante, kok gak cari om kayak itu aja sih (sambil nunjuk Bondan)”

Saya menatap Ais dengan wajah terkejut luar biasa atau mungkin tampang dodol menurut ponakan saya itu!!! Cari om kayak Bondan Prakoso??? Cari dimana coba???!!

Betul-betul ponakan GILA!!!

Ketika saya hendak menimpali pernyataannya tersebut, Ais berkata

“Pokoknya, cari Om yang ganteng kayak gitu! Lagunya jelek..tapi orangnya ganteng!”, dan kemudian dia berlalu meninggalkan saya yang masih memandangi Bondan melalui layar kaca.

Saya menjadi semakin speeeechlessssssss….

(Doa malam ini: “Ya Allah…. berikan ponakanku Om seperti Bondan Prakoso…. Amin” ;))

Garuda Belum Habis

Yaaa…. TimNas tak bisa mencuri poin dari Iran…. Well…3 gol tanpa balas bersarang di gawang Markus…

Kecewa… sudah pasti… bahkan malam ini double kecewa… tak bisa menonton dengan puas (karena tidak bisa menonton siaran langsung melalui TV, jadinya harus live streaming via internet) plus tak bisa melihat Garuda pulang dengan kemenangan atau setidaknya menahan Iran.

Tapi… memang ataupun kalah… apresiasi ini patut diberikan pada mereka yang telah berjibaku melawan tim sekelas Iran!! Kecewa wajar, tetapi belajar dari penyebab kekecewaan itu harus! Tak perlu memberikan komentar sinis mengenai kekalahan malam ini..Tak perlu melempari pemain dengan botol-botol minuman saat mendarat di tanah air. Tak perlu juga menangis dan meraung-raung sambil ngesot-ngesot di jalanan karena TimNas BELUM berhasil menang melawan Iran.

Kemarin, kalah dari Yordania.. hari ini harus menyerah dari Iran… Tetapi, Garuda belum mati! Tetaplah yakin bahwa mereka yang bertandingpun memiliki keinginan yang sama besarnya seperti suporter yang mendukung untuk memberikan kemenangan di setiap pertandingan yang dilakoni…. ūüôā

“Heiii Kalian yang telah menyapukan bola ke jaring-jaring gawang Garudaku… kami akan membalas kekalahan ini!”

ayo Garuda…. tunjukkan kepakan sayapmu!!!!Kita balas di GBK!!!!!

(*puter lagu ‘Tendangan Dari Langit’ punya KOTAK ūüôā )

di saat terlintas di benakku
serasa hariku anganku ingin sepertimu
terus seiring berjalannya waktu
serasa hidupku karena mulah aku
kan terus terpacu olehmu selalu

kau ada di dalam hatiku
selalu akan tetap memujamu

pasti kita terbang tinggi bila terus berlari
teruskanlah tanpa henti

terus seiring berjalannya waktu
serasa hidupku karenamulah aku
kan terus terpacu olehmu selalu

kau ada di dalam hatiku
selalu akan tetap memujamu

pasti kita terbang tinggi bila terus berlari
teruskanlah tanpa henti
kau angkatlah tangan tinggi, genggamlah terus jemari
tuk gapai sebuah mimpi

pasti kita terbang tinggi bila terus berlari
teruskanlah tanpa henti
kau angkatlah tangan tinggi, genggamlah terus jemari
tuk gapai sebuah mimpi

kita terbang tinggi bila terus berlari
teruskanlah tanpa henti
pastikan terus kau yakini
tendangan dari langit ini bawamu meraih mimpi