Kata Ponakan Saya (Hafsha): Maunya Polisi Chaiya Chaiya


Sewaktu seharian di kantor polisi untuk melaporkan kelakuan Papi, sebenarnya saya tak ikut masuk ke dalam kantor melainkan MENUNGGU di parkiran. Alasannya karena salah satu ponakan saya, Hafsha, tak mau memasuki kantor polisi. Dia takut pada mereka yang disebut polisi, karena itulah sementara Mami beserta keluarga kakak saya melapor ke bagian Satuan Anti Teror saya ngetem bersama si Hafsha dan tentu saja sekaligus menjadi Nanny untuk beberapa jam!

Iseng-iseng saya melakukan sedikit investigasi terhadap ponakan kecil saya itu

Saya: “Kenapa sih dek ndak mau masuk? Kan di sini panas”

Hafsha: “Gak mau… aku takut”

Saya: “Takut kenapa? Kan gak ada apa-apa”

Hafsha: “Ada Pak Polisi, Tante! Banyak tu.. Polisinya”

Saya: “Kan Polisinya gak nakal”

Hafsha: “Iya… tapi polisinya gendut-gendut! Kumisnya tebel. Aku takut”

Saya: Bengong sambil nahan tawa

Hafsha: “Aku maunya polisi chaiya chaiya! ndak gendut! Cakep juga”

Saya: membatin…. Dasar ponakan geblek!!

Takut pada polisi karena perut polisi gendut??? Yang benar saja!! Dasar bocah! Pake milih polisi chaiya chaiya lagi!! Anak zaman sekarang memang benar-benar sukar ditebak…

Seandainya ponakan saya mengerti bahwa tak ada lagi polisi chaiya chaiya…. Kenapa sih ponakan-ponakan saya ini? Yang satu minta om kayak Bondan Prakoso.. adeknya doyan Norman Kamarun!!! Kenapa gak ada yang suka David Beckham atau Leonardo di Caprio?? 😦

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s