Jualan Lagi

Mau jualan lagi nih….

Buat Reader atau siapapun yang stumbling di blog ini… Kalau mau beli rumah atau mencarikan rumah untuk saudara, tetangga, kakak, adik, orang tua…. khususnya di daerah Sidoarjo… Saya mau jualan rumah….

Rumah tipe 27….. Mungil, simple, dan minimalis!ย  Dua kamar tidur, dapur, kamar mandi, satu ruangย  kecil serbaguna (bisa dibuat mushalla atau ruang baca atau ruang kerja atau ruang apapun sesuai selera pemilik ๐Ÿ™‚ ), ruang tamu (pastinya), teras plus kolam ikan kecil di depannya plus pager rumah!!! ๐Ÿ˜‰

Alamatnya di Perumtas 3, Sidoarjo….. Cluster Bougenvil…… (alamat lengkap saya kasih tahu kalau memang berminat… Kalau saya publish sekarang bisa-bisa kalian menjarah si rumah ๐Ÿ˜‰ .

Lokasi aman dan nyaman kok…. Rame pula! Tidak susah cari tempat makan, apotek, atau toko-toko kecil yang menjual barang-barang keperluan sehari-hari.

Harganya 250 juta rupiah!! Kalo mau nawar, penawaranya harus di atas 250 juta… Kalo di bawahnya harus 249 juta ๐Ÿ™‚

Tertarik??? Gak di jual cepet kok…. jual pelan-pelan, yang penting laku!!! ๐Ÿ™‚

Kalo ada yang tanya-tanya kenapa mau dijual… Jawabannya adalah urusan pribadi!!!!

7 Poin Di Pekan Berat

Ujian pekan berat telah dilalui dengan maksimal. Hasilnya memang tak 100% maksimal, tetapi optimal dan cukup membuat Juve tetap berada di puncak klasemen sementara hingga giornata 10 ini. Sekali seri dan dua kali menang…. 7 poin…. Alhamdulillah sajalah….

Bisa menang melawan Fiorentina dan Inter Milan memang suatu kebanggaan, tetapi seperti yang telah saya katakan sebelumnya bahwa percuma saja menang melawan satu atau dua tim tetapi tak bisa menang saat menghadapi puluhan tim lainnya. Karena itulah semoga kemengan atas dua tim besar tersebut tetap membuat anak asuh Conte bermain lepas di setiap pertandingan sehingga hasilnya adalah menang dan menang dan berujung pada scudetto (AMIN).

Masih terlalu dini untuk menentukan sangย  juara…. Masih butuh banyak poin. Namun setidaknya ada tabungan untuk menjadi kampiun… sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit, bukan? ๐Ÿ™‚

Ayo-Ayo Juve…. Tetap bermain lepas untuk 3 poin di pekan-pekan selanjutnya!!! Kalau perlu, cetak gol ke gawang lawan sebanyak-banyaknya dan tahan gol dari lawan sebanyak-banyaknya. 2-1 saat melawan Inter dan La Viola memang tidak buruk, tetapi bukankah lebih keren lagi kalau bisa menang dengan skor 5-0 atau 10-0?? ๐Ÿ˜‰

Kept Fighting, The Old Lady!!!!!!

1 +1+1 +1+1 Ala Hani

Cerita Kakak Saya

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

Kakak saya tengah sibuk memasak sembari mendengarkan percakpan yang terjadi diantara keempat puteri kecilnya, dimana saat itu puteri tertuanya, Aisy sedang mengajari adik-adiknya berhitung.

Aisy: “Hafsha ayo jawab… 1 + 1 + 1 samadengan berapa?”

Hafsha: “1 + 1 + 1 sama dengan…… Tiga?”

Aisy: “Iya… bener!!! Hafsha pinter!!!”

Mereka pun bertepuk tangan sembari berteriak “Hore”

Aisy: “Sekarang Hani…. 1 + 1 +1 +1 +1 berapa??”

Hani terdiam sembari melihat Aisy

Hafsha: “ayo Hani… dijawab!! Kamu bisa gak??”

Aisy: “Tak ulangi ya soalnya… 1 + 1 + 1 + 1 +1 jadinya berap??”

Hani: “BANYAAAAAAKKKKKKKKKKKKKKKKK”

Aisy, Hafsha, dan Kakak saya yang masih sibuk dengan kerjaan dapurnya terbahak-bahak mendengar jawaban Hani! Karena melihat semua orang tertawa, Hanipun ikut tertawa sambil bertepuk tangan!!! kemudian dia mengatakan

“Yeeee….. aku juga pinter kayak Acoo (Hafsha)!!!”

Ya ya ya ya… Kalau saya bilang, Hani cerdas!! Benar juga sih jawabannya…. BANYAK!!! Pake jalan pintas untuk menjawab… ck ck ck ck… ๐Ÿ˜‰

Praktikan Koplo

Kisah ini dimulai pada pukul 06.00 pagi tadi ketika memberikan postes pada salah satu mata acara praktikum yang saya asisteni.

Ceritanya salah satu dari mereka memohon pada saya untuk memberikan klu salah satu jawaban dari soal postes yang saya berikan. Dia mengatakan bahwa dia lupa karena memang tengah suntuk belajar.

Clue?? Ya Allah… seumur hidup saya menjadi seorang praktikan, tak pernah yang namanya memohon-mohon pada asisten untuk memberikan kata kunci jawaban untuk pertanyaan yang tak bisa saya jawab. Lupa.. ya diingat-ingat… Tak ingat juga, tutup mulut. Tidak banyak bicara terlebih lagi meminta kata kunci! Bisa-bisa asisten saya saat itu menjadi asisten yang memutilasi praktikannya!!!

Karena dia tak juga berhenti merengek meminta kata kunci maka saya katakan saja

Inisial A,ย  huruf akhirnya S

Lalu dia merengek kembali “Nama spesiesnya dong mbak… Satu aja!”

Saya pun dengan spontan mengatakan “Andreas iniesta

Semua praktikan saya terbengong-bengong… kemudian sedikit mengerutkan dahi dan kemudian menulisakan sesuatu di lembar jawaban mereka.

Setelah melihat kertas jawaban yang mereka kumpulkan, saya syok! Benar-benar syok! Jawaban asal saya menjadi inspirasi bagi mereka.

Mereka memang tidak menuliskan Andreas Iniesta di kertas jawaban, tetapi menuliskan Andreas sp. dimana hal tersebut menunjukkan bahwa mereka berfikiran bahwa Andreas Iniesta adalah salah satu dari spesies tumbuhan lumut!!!

GLODAKKKKK!!

Ok, Andreas Iniesta memang merupakan spesies… tapi bukan tumbuhan lumut, adek!!!!

Andreas Iniesta itu termasuk Homo sapiens!!! Masa sih gak pernah tahu??? Andreas Iniesta itu pemain bola yang berasal dari Spanyol dan bermain untuk klub Barcelona!!! BUKAN TUMBUHAN LUMUT!!! Bisa-bisanya nulis Andreas sp.!!! Kenapa gak sekalian aja tulis Andrea hirata?????!!!!! ๐Ÿ˜ฆ

Benar-benar praktikan koplo!!! ๐Ÿ™‚

H-14 to Final Result For New 7 Wonders of Nature (Vote Komodo!!!)

11 November 2011 voting untuk menentukan New 7 wonders of Nature ditutup!Sedangkan sampai saat ini Taman Nasional Komodo atau lebih dikenal sebagai Pulau Komodo masih membutuhkan 100 juta vote lagi untuk mengunci posisi New 7 Wonders of Nature atau 7 keajaiban Dunia yang baru.

Ayo-Ayo rame-rame Vote KOMODO untuk menjadi salah satu New 7 Wonders!

Bisa lewat SMS, Telepon, atau Vote via internet! Kalau mau SMS, Ketik aja KOMODO lalu kirim ke 9818. Biayanya hanya Rp. 1,-/SMS. Beneran kok!! Gak Bohong! Atau mau lewat telepon??? Bisa bisa… Tekan salah satu dial berikut ( +1 869 760 5990 ) (+1 649 339 8080)ย  (+44 758 900 1290), lalu setelah operatornya selesai nyerocos segera tekan angka 7717!!! Empat angka itu adalah digit kode untuk memilih Taman Nasional Komodo sebagai salah satu 7 Wonders!!!

Atau mau gratisan??? Lewat internet aja!! Copy paste alamat situs di bawah ini, selanjutnyaklik page ‘PILIH’ dan ikuti deh step-stepnya!!!

http://www.new7wonders.com/community/en/new7wonders/new7wonders_of_nature/voting

Kalau lewat internet harus pilih 7, jadi pastikan untuk memilih mereka yang tidak menjadi saingan berat Pulau Komodo, Yaaaaaaa….. Kalau boleh kasih saran, jangan pilih kandidat yang berasal dari wilayah Amerika Selatan macam Amazon, Galapagos, Air Terjun Angel dan Iguazu karena semuanya merupakan pesaing berat si Komodo!!! 27 finalis lainnya memang berat-berat, tapi kalau di sisa 14 hari ini terus nge vote…. Kita pasti bisa menjadikan Komodo sebagai salah satu 7 keajaiban dunia yang baru!!

Masih bingung kenapa harus pilih Komodo???

Pertama karena kita orang Indonesia! Setidaknya ada hal yang bisa dibanggakan dari Indonesia. Ada berita lain yang lebih enak didengar daripada kasus-kasus korupsi!!! Masih tanya-tanya kenapa harus ngevote Pulau Komodo?? Datang aja ke situs http://www.pilihkomodo.com

Di sana akan dijelaskan secara ilmiah mengapa Pulau Komodo pantas menjadi salah satu dari 7 keajaiban dunia!!!

Ayo dukung… Kemenangan Komodo, Kemenagan Indonesia!!!!!!

Makna Sumpah Pemuda

Bertanah air satu, Tanah air Indonesia. Berbangsa satu, Bangsa Indonesia. Berbahasa satu, bahasa indonesia.

Itu artinya tidak ada kata orang kota atau orang desa. Tidak ada orang hutan, orang gunung, orang laut, atau orang darat. Yang ada hanya orang Indonesia. Bolehlah mngatakan orang Jawa, Madura, Batak, Papua, Bugis, Sunda, Betawi, atau Aceh…. Namun secara general bukankah semuanya termasuk dalam lingkup NKRI? Satu bangsa… Bangsa Indonesia. Bahasa daerah yang ratusan jumlahnya itu memang harus dijaga sebagai salah satu warisan budaya serta ciri khas negara, tetapi untuk menjadi satu hanya Bahasa Indonesialah yang menjadi kewajiban.

Ayo sama-sama junjung persatuan tanah air, bangsa, dan bahasa Indonesia sebagai acuan untuk menjadi Negara yang kuat dan tak terpecah belah!

Selamat Hari Sumpah Pemuda, Bangsa Indonesia! Semoga pemuda-pemuda Indonesia saat ini bisa menjadi generasi penerus yang lebih baik dari sebelumnya sehingga membawa Garuda meraih cita-cita mulianya….

SOEMPAH PEMOEDA
Pertama :
– KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA

Kedua :
– KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA

Ketiga :
– KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA

Djakarta, 28 Oktober 1928

 

Grazie Mille, Medico!!!

Akhirnya keluar juga dari kamar rumah sakit. Memang masih harus kontrol dalam beberapa minggu ke depan, tetapi setidaknya sudah bisa lepas dari nuansa orang-orang sakit. Ada sedikit kelegaan meskipun Mami belum 100% sembuh.

Meskipun akan merindukan suster-suster baik hati dan satpam-satpam yang lucu di rumah sakit Husada Utama (maaf sebut merek), saya benar-benar mengharapkan tidak lagi kembali ke sana untuk berobat. Gak mau lagi berurusan dengan selang infus atau makanan yang berupa bubur. Kalau ke sananya untuk main-main atau cari duit, gak masalah. Tapi kalau harus menginap dan mendapatkan perawatan… OGAH!!!! Siapa sih yang mau sakit???

Meskipun masih akan bertemu lagi untuk check up, rasanya ingin sekali saya menghaturkan terimakasih pada semua pihak rumah sakit yang telah direpotkan selama Mami di rawat. Pertama untuk dokter IGD, kalau saya tak salah namanya Dr. Christie, yang pertama kali memeriksa kondisi Mami…

Untuk empat dokter yang telah bekerja sama merawat Mami, terimakasih banyak!! Banyak banyak banyak banyak banyak banyak banyak banyak terimakasih!!! Profesor Heru yang tetap mau menjadi dokter rawat Mami meskipun pasiennya bandel lantaran tak mau manut saran dokter, terimakasih banyak. Dokter Nunuk yang sabar banget kalo nengokin Mami ke kamar. Dan meskipun awalnya sedikit kesal lantaran tak boleh banyak tanya menjelang pemeriksaan awal Mami, rasanya saya juga harus berterimakasih pada dokter Satrya yang ternyata baik banget! Saya doakan semoga dokter cepat dapat jodoh (kata suster-suster, dokter ini masih single… Bener gak, dokter???). Selanjutnya meskipun tidak pernah tahu bagaimana rupanya, terima kasih juga buat dokter Esti atas pantauannya terhadap kondisi Mami. Terimakasih buat semua dokter yang memberikan harga spesial buat Mami. Layaknya shopping, sale 30% itu sudah sangat sesuatu banget!! Grazie Mille, Dottore!!!!

Untuk mbak-mbak suster yang tiap hari ganti seprei atau ngecek tekanan darah plus suhu tubuh atau nyuntik atau ganti infus atau ngukur plus ngebuang air kencing Mami …. mulai dari suster Yuriska yang kata bude saya suster cantik sampe suster asli Banyuwangi (kalau saya tak salah) yang katanya sedikit menyesal menjadi suster lantaran tak ada kata holiday plus mbak suster yang tidak saya tahu namanya yang suka sekali ngegosipin salah satu dokter yang ngerawat Mami, jangan ngelirik mas dokter pas lagi tugas ya, Sus…Takutnya salah ngecek kesehatan pasien (bercanda!!! ๐Ÿ˜‰ ). Pokoknya Terimakasih banyak, Suster…

Buat mbak-mbak dari bagian gizi yang tiap jam 10 pagi menanyakan apakah Mami sudah makan atau belum. Terimakasih atas sapaan manisnya. Tapi kalau boleh kasih saran, cita rasa makanannya sedikit ditingkatkan. Tidak harus menambahkan perasa, tetapi bagaimana caranya mengurangi bau makanan khas rumah sakit menjadi makanan rumah sakit yang berbau makanan orang gak sakit… Aduhhhh…gimana ya ngomongnya…. Pokoknya gimana caranya supaya aroma makanannya itu bisa meningkatkan selera makan pasien. Karena dari semua perawatan, hanya soal makananlah yang menjadi keluhan Mami. Kata Mami rasanya aneh!!! Tapi terlepas dari itu, mana ada sih makanan rumah sakit yang enak??

Untuk mbak-mbak dan mas-mas yang nganterin makan pagi, makan siang, makan malam, susu, plus camilan buat Mami dan balik lagi untuk ngambil piring-piring kotornya… Terimakasih karena tidak mengantarkan makanan dengan raut muka cemberut!

Terimakasih juga buat mbk-mbk yang tiap pagi ngepel, nyapu, bersihkan kamar mandi, dan mengganti kantung sampah di kamar rawat Mami. Maaf ya mbak kalau kamarnya sedikit berantakan..

Buat bapak satpam yang seringkali patrol di tengah malam atau pagi-pagi buta… Terimakasih juga karena tidak menyemprit saya saat terlelap di sofa ruang tunggu. Terimakasih juga karena tidak banyak komentar plus tanya-tanya saat saya sedang menonton pertandingan Juventus. Makasih banget ya, Pak. ๐Ÿ™‚

Semua pihak rumah sakit mulai dari bagian informasi, admission, billing, mas-mas dunkin donat, mas-mas dan mbak-mbak alfamart, semuanya yang bekerja di RS Husada Utama lah… TERIMAKASIH!! Satu lagi… untuk mesin kopi di lantai 1 yang dengan setia menyedukan kopi untuk saya setiap harinya… Tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya saya tanpa segelas kopi di saat-saat krusial tersebut….

Sekali lagi, meskipun sangat berharap tak lagi menginjakkan kaki di RS Husada Utama untuk menjalani pengobatan, tapi RS ini patut menjadi pilihan utama untuk mereka yang menginginkan kualitas perawatan terbaik. Semoga saja RS ini tetap Setia Melayani dengan Kasih Sayang.

P.S: Di salah satu angket RS ada tulisan untuk menyebarluaskan kepuasan pada masyarakat sedangkan keluhan kepada pihak rumah sakit. Tulisan ini adalah cara saya menyebarkan kepuasan itu ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚

P.S1: Karena saya sudah menyebarkan kepuasan ini, seandainya nanti saya perlu pengobatan (SEMOGA SAJA TIDAK ย YA ย ALLAH)… Pengobatannya gratis yaaaaa…… Kan sudah saya promosikan gratis!!!! ๐Ÿ˜‰

Ngekos Lagi :)

Rencananya setelah boyongan dari kosan ke kampung, saya tak harus lagi ngekos. Bisa tinggal di tempat adik atau mbak saya. Tidak harus repot-repot bawa baju bertas-tas lagi karena rencana saya di Surabaya hanya sebatas mengurusi finalnya si Tugas Akhir. Sedangkan hari-hari sisanya saya rencanakan di suatu kota yang letaknya tak jauh dari Surabaya.

Saya tak mau ngkos di area kampus karena sudah merasa nyaman di sana. Sudah tahu dimana tempat makan yang murah meriah plus bersih, tahu tempat jajan, tahu tempat nongkrong, dan tahu suasana kampus. Karena sudah sangat tahu dan merasa nyaman, akhirnya bosan. Kalau sudah bosan, matilah sistem kerja otak saya yang rendah kapasitas ini sedangkan saya masih membutuhkannya untuk si TA. Karena itulah saya berencana untuk stay di rumah mbak atau kosan adik saya untuk mengurusi TA dan setelahnya kembali ke kota kecil yang ingin saya singgahi itu.

Sayangnya semuanya hanya rencana. Saya tak bisa mendiami koa terencana itu, tetapi harus stay di Surabaya sampai batas waktu yang tak dapat ditentukan. Untuk TA sudah pasti, tetapi selain itu ada tugas-tugas lain yang membuat saya harus siap sedia di kota pahlawan ini. Mau tak mau, jadilah saya harus kembali menjadi anak kos di kota ini.

Dua malam mencari kosan yang sesuai dan ada chemistry dengan saya. Sedikit susah memang karena pertimbangannya sangat banyak termasuk Mami di dalamnya. Dan karena saya benar-benar sudah bosan dengan situasi di area kampus ITS maka pencarian kos saya lakukan di area kampus adik saya. Agak jauh memang dari kampus saya, terlebih saya tak bisa mengendarai motor. Tapi karena memang mau ganti suasana, maka bukan masalah besar ngekos jauh dari kampus. Toh ada kereta api dan angkutan umum lainnya. Karena itulah saya cari-cari informasi mengenai jam keberangkatan dan kedatangan kereta api jarak dekat atau lebih dikenal dengan komuter yang bisa membawa saya ke stasiun yang letaknya tidak begitu jauh dari kampus. Jarak jauh adalah resiko, dan bukankah hidup selalu penuh resiko? Yang penting saya tidak mati kebosanan di kota sebesar Surabaya ini.

Ahhhh…. siap-siap berbenah kamar kos… Siap-siap mendapatkan kisah baru di kosan baru….

Benvenutto, Mei…. ๐Ÿ™‚

Lupa Akan Bab IV (Yang Sudah Selesai)

Kemarin ada teman saya yang tiba-tiba saja bertanya dan berkata

“Kamu gak lupa sama pembahasanmu kan, Mei? Kerjakan cepet, teru maju sana! Kok tumben sih kamu belum selesai! Biasanya ngerjain laporan sehari juga jadi. Ini sudah lebih dari dua bulan kok gak jadi-jadi”

Saya yang tidak menduga-duga akan pertanyaan itu hanya menatap kawan saya dengan ekspresi datar, lalu tersenyum.

Mungkin karena hanya mendapatkan seutas senyum kecut dari saya, dia tidak melanjutkan perkataannya tetapi mengalihkan pembicaraan pada kawan di sebelahnya.

Kemudian tiba-tiba saja saya menyalakan si Leno dan membuka folder kuliah.. klik folder Tugas Akhir…Klik folder word… Klik folder Bab IV….. Tidak tahu kenapa rasanya tersugesti oleh perkataan teman saya itu. Berniat menyelesaikan Bab IV sebelum saya lupa.

Di folder Bab IV itu ada 24 file dalam bentuk word document…. Dan ternyata saya memang benar-benar lupa akan Bab IV saya. Saya lupa kalau saya sudah menyelesaikannya. Saya lupa kalau Bab IV saya telah sangat lama rampungnya.

Kemudian saya beralih ke folder Bab V. Saya pun lupa kalau saya telah menuntaskannya.

Heii Teman….. Kamu benar… saya sudah lupa sama Bab IV dan Bab V saya! Tapi Kamu salah besar kalau mengira saya akan melupakan tugas itu dalam kondisi kosong melompong. Salah kalau kamu berfikir saya menurunkan standar akan tepat waktu dalam menyelesaikan kewajiban saya sebagai seorang civitas akademik.

Tapi Ok lah… terimakasih sudah ngingetin saya. Seandainya saja tidak ada pernyataan itu, mungkin saya tak akan ingat kalau saya masih punya Tugas Akhir yang belum berakhir. Meskipun hanya sekedar mengunjungi foldernya dalam waktu tak kurang dari 10 menit, setidaknya saya bisa ingat bahwa ada folder TA di deretan folder-folder yang saya ciptakan.

Semoga saya bisa segera mengunjungi folder TA setiap hari….. ๐Ÿ™‚

Saya Sedang Membencinya, Tuhan

Ya Tuhan, saat iniย  saya sangat membencinya. Benar-benar membencinya. Jika ada pilihan untuk melenyapkan sesuatu maka saya akan dengan pasti memilih melenyapkannya. Saya tahu bahwa kebencian ini tidak masuk akal, tetapi bukankah manusiawi?

Saat ini, saya sangat membencinya. Sungguh… Ingin sekali saya mencaci makinya. Kesewenang-wenangan dan ketidakmengertiannya itu sangat menyakitkan. Seandainya dia tidak terlalu egois dan mementingkan masalah pribadinya, mungkin saja saya tak akan sangat membencinya. Saya tahu bahwa saya masih membtuhkannya, tetapi saat ini saya benar-benar muak padanya.

Maafย  Ya Allah… Saya butuh waktu untuk menata kembali pandangan positif tentangnya. Dan sepertinya waktu yang saya butuhkan sedikit lebih lama. Saya sudah sangat mencoba untuk tidak membencinya, tetapi sulit. Ikhlas saya belum mencapai kadar maksimal. Saya tidak bisa mengendalikan diri untuk tidak menatap sinis padanya.

Bagaimana ini Tuhan…. saya butuh dia, tetapi saya masih kesal padanya. Sangat kesal!!!

Ajari saya untuk menghilangkan kebencian ini, Ya Allah…. Saya tahu sikap benci ini bukanlah sikap yang Kau anjurkan, tetapi saya bukanlah malaikatmu….. Setidaknya buat saya lupa akan sakit yang ia torehkan ini….

Tentang Dunia

Siapa yang bertanggung jawab atas semua ini?

Cuma pada kebenaran kita bisa berharap

Kebenaran cuma ada di langit

Dan dunia hanyalah palsu… palsu

Apa yang lebih puitis dari sebuah kebenaran?

Seorang idealis yang terpental…. Atau sejarah

Sejarah dunia adalah sejarah pemerasan… sejarah adalah penghianatan

Seolah-olah kita hidup di atasnya

Sedangkan hidup adalah penderitaan dan manusia tak bisa bebas dari padanya

Tempat ini adalah lumpur-lumpur kotor, tapi suatu saat harus tetap berada di sini

Maka terjunlah…

Aku bersamamu orang-orang malang…

(potongan-potongan narasi yang saya cuplik dari film GIE)

 

By meirina Posted in Poetry