Thanks To


Berada di ujung waktu sebagai mahasiswa strata satu. Akhirnya drama buku TA itu berakhir. Ya Tuhan, rasanya jauh lebih melegakan daripada saat sidang TA. Beneran deh… ketika menghadapi penguji-penguji, tidak ada rasa takut yang membuat saya tak bisa tidur atau makan. Tidak ada namanya detakan jantung yang begitu cepat. Namun selama sepekan terakhir, buku TA nyaris membuat saya sakit jiwa.
Syukurlah, Gusti… hari ini semua persyaratan yang berupa dokumen-dokumen itu sudah saya lengkapi. Bahkan saya sudah memiliki Surat Keterangan Lulus (SKL) yang bisa digunakan sebagai ijazah sementara….. HORAYYYYY….. bisa apply scholarship sebebas-bebasnya tanpa harus mandeg di persyaratan ‘IJAZAH’. Bisa sekalian juga cari-cari pekerjaan.
Sebagai bentuk apresiasi atas segala bantuan yang saya dapatkan maka inilah mereka yang sudah membantu saya untuk mengakhiri kisah dunia strata satu saya……
1.    Terimakasih buat bapak-bapak dan ibu-ibu, mbak-mbak dan mas-mas perpustakaan pusat yang sama sekali tidak menyulitkan saya. Tidak mencoret-coret buku TA saya. Tidak menyuruh merevisi masalah ukuran font naskah saya. Tidak perlu menunggu selama seminggu penuh hanya untuk selembar kertas ‘bebas perpustakaan pusat’ layaknya saya dan kawan-kawan yang menunggu seminggu penuh untuk kertas ‘bebas ruang baca jurusan’.
2.    Terimakasih buat bapak di lantai tiga & empat, ibu di lantai 5, mbak di lantai 1, dan si mas di lantai 5 yang mengatakan “Wahhh…mbak Mei yang tak tunggu semester lalu akhirnya muncul di semester ini. Selamat ya, Mbak.. Lega to sekarang? Jangan lemes-lemes lagi mbak… biar lekas dapat kerja. Sukses ya, mbak”. Hihihihihihihihiii…. si masnya masih mengingat saya rupanya… Mas-mas yang suka saya ajak bicara mengenai bola di setiap awal pekan kunjungan saya ke perpustakaan
3.    Terimakasih juga buat mbak Sarah ‘RBB’ yang nyaris dua pekan terakhir selalu menyapa saya di pagi hari ketika aktivitas menunggu itu saya lakukan. Terimakasih juga karena telah membantu saya memfotokopy, scan, dan ngeprinin surat bebas RBB buat saya. Terimakasih untuk cemilan-cemilannya, sist! Terimakasih juga untuk beberapa petuah dan semangat saat emosi saya sedang membara.
4.    Terimakasih juga buat bapak, ibu dan mas-mas TU yang sudah berkali-kali saya titipin naskah, file, dan apapun yang berhubungan dengan tanda tangan ketua jurusan. Terimakasih atas bantuannya selama ini….. Terimakasih banyak malah!!!
Makasih buat siapa lagi ya????
(to be continue…..)

P.S: Suka-Suka saya mau memoinkan atau memaragrafkan ucapan terimakasih ini. Ngapain sih ngerevisi ucapan terimakasih? Setiap penulis punya style sendiri untuk mengungkapkannya, bukan?

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s