Silahkan Demo, Kawan!


Demo kenaikan BBM dimana-mana. Seperti kata teman saya “Gw bukan manusia yang hobi demo. Tapi Gw menghormati mereka yang suka demo. Asal gak barbar”. Tidak suka turun ke jalan untuk orasi dan teriak-teriak, tapi saya percaya bahwa aksi turun ke jalan adalah salah satu cara untuk merubah kehidupan di dunia ini. Turun ke jalan adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan penguasa dari jabatannya. Demo bukan hal baru di negeri ini, bahkan sejak kompeni menduduki bangsa ini demo telah menampakkan batang hidungnya. Jadi, tak ada yang aneh dari aksi demo yang berlangsung hari ini.

Saya hanya orang awam yang tidak mengerti mengapa harga BBM harus naik atau turun. Karena tidak mengertilah saya hanya bisa berharap bahwa keputusan tersebut adalah hal bijak dari pemerintah untuk memajukan negeri ini. Karena tidak tahulah saya tidak ikut aksi demo seperti yang (mungkin) dilakukan adik saya.

Mau ikut atas dasar apa? Untuk rakyat? Apa yang rakyat dapatkan dari teriakan-teriakan di jalan? Apa dengan demo tiba-tiba saja pak presiden mengatakan “April Mop… Saya Cuma bercanda soal kenaikan BBM!” ???? Kalau ada pendemo yang mengatakan bahwa hasil dari demo tidak bisa dilihat dalam jangka waktu satu dua hari, saya rasa hasil kerja pemerintah pun demikian. Tidak semudah merebus air untuk membuat secangkir kopi. Bahkan untuk membuat kopi pun tidak akan bisa dilakukan jika komponennya tidak ‘bersatu padu’. Harus ada bubuk kopi, gula, air panas, atau tambahan creamer lalu diaduk hingga bercampur. Jadilah secangkir kopi. Untuk membentuk suatu negara yang besar pun tak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Tak bisa hanya pemerintah yang bekerja, sedangkan rakyat hanya meminta.

Yuk kita sama-sama membesarkan bangsa ini. Meskipun tidak pernah menjadi presiden, saya yakin bahwa sebenarnya menjadi presiden itu tidak enak. Sangat tidak enak. Tanggung jawabnya sangat besar, kawan. Kalau misalnya kenaikan BBM ini didemo habis-habisan dan dianggap menyusahkan rakyat sehingga banyak diantara kita yang menuntut presiden untuk mengundurkan diri dari jabatannya, siapa yang mau jadi presiden? Kalian mau? Saya sih ogah! Lalu setelah presiden kita berganti, yakinkah bahwa penggantinya bisa bekerja lebih baik dari presiden saat ini? Lalu jika tidak lebih baik…demo lagikah??? Aaahhh… benar-benar roda kehidupan.

Selamat berdemo buat kalian yang suka demo! Semoga hasilnya seperti yang kalian harapkan…. Tapi tetap yaaa… Jangan Barbar!! 😉

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s