Heboh Justice Collaborator

Seharian penuh, tema berita di televisi adalah Justice Collaborator yang akan diterima oleh Putri Indonesia 2001Β  si Angelina Patricia Pingkan Sondakh. Hebohnya naudzubillah….. Seakan-akan tidak ada topik lain yang layak diberitakan. Mungkin hanya konser SuJu yang bisa mengalahkan kehebohannya saat ini πŸ˜‰

Sebagai orang awam yang tidakΒ  mengerti arena permainan politik, saya hanya bisa menerka bahwa tawaran KPK terhadap Angie tersebut memiliki alasan kuat. Mungkin KPK berpendapat bahwa miss Angie adalah kunci untuk menuntaskan kasus wisma atlet yang jujur saja menurut saya semakin membosankan. Mungkin juga karena sikap kooperatifnya pulalah, Angie mendapatkan reward sebagai Justice Collaborator.

Apa sih justice collaborator itu? Setahu saya, istilah tersebut berarti seorang pelaku yang mau bekerjasama dengan pengadil untuk menuntaskan suatu kasus. Dan pelaku tersebut biasanya akan mendapatkan keringanan hukuman atau mungkin ‘hadiah-hadiah’ lain dari tim pengadil.

Tapi tetap…. saya gak ngerti ‘hadiah’ apa yang akan diterima Angie jika ia memang bersedia menjadi Justice Collaborator.Β 

“Enak ya jadi Angie“, mungkin itu yang ada di pikiran banyak lawan-lawannya. Hidup dalam keluarga berada… Punya kedudukan di DPR… Lalu ketika menjadi tersangka dalam suatu kasus, Ia mendapatkan penawaran Justice Collaborator… Lalu masih dipertimbangkan untuk ditangguhkan hukumannya dengan alasan masih memiliki anak kecil…. Sepertinya bahagia sekali! Dan itu adalah pikiran DODOL! Apa enaknya hidup sebagai tahanan KPK? Gak enak tahu!!!

Tapi gosip penangguhan penahannya itu, mungkinkah akan terlaksana? Saya jadi mikir…. seandainya ada rakyat biasa dimana ia memiliki seorang bayi yang tersandung suatu kasus sehingga harus masuk bui, apakah tersangka tersebut akan mendapatkan penangguhan penahanan?

Semoga saja ‘hadiah’ yang akan diberikan KPK terhadap miss Justice Collaboratornya itu tidak merusak esensensi dari justice collaborator sendiri. Dan semoga berita besok tak lagi terlalu menghebohkan si Justice Collaborator. BOSEN!

Advertisements

3 Poin (Lagi)

Empat gol = 3 poin = capolista πŸ™‚

Tidak ada keraguan sedikitpun saat hendak melakukan nonton bareng bersama teman-teman Juventini di Piring Ijo Cafe, Surabaya. Berangkat nonton untuk melihat aksi I Bianconerri memertahankan puncak klasemen.

Hasilnya dua gol Mirko Vucinic , sebiji gol Vidal, dan Borriello membuat The Old Lady kokoh di puncak klasemen πŸ™‚

Teriak-teriak sepanjang pertandingan terbayar dengan kemenagan. Serak-serak di kerongkonganΒ  terbayar dengan semakin dekatnya scudetto. Masih ada 3 pertandingan sisa di musim ini. Namun kemenagan kemarin malam di kandang Novara semakin menguatkan bahwa Juventus layak menjadi yang terbaik di serie A musim ini.

Still unbeaten! Antonio Conte mampu mencatatkan dirinya sebagai pelatih tim yang tak terkalahkan selama 35 pekan serie A. Rekor tak terkalahkan terlama. melampaui rekor yang pernah dibuat oleh Fabio Capello pada musim kompetisi 1991-1992. Rekor yang harusnya bisa diperbesar dengan 3 pertandingan sisa. Semoga saja status unbeaten sepanjang musim kompetisi bisa diraih plus bonus scudetto tentunya πŸ™‚

Forza Juventus πŸ™‚

Allenatore

SEMANGAT!!! πŸ™‚

Nice to meet You, Mr Platini πŸ™‚ Tunggu kami di UCL Musim Depan Yaaaaaaa πŸ˜‰

Fight Fight Fight

GOALLLL

GIGIIIII πŸ™‚

Tarik masss πŸ˜‰

Lagi, Borriello!!!

Semakin Cinta dehhhh sama King Arthur πŸ˜‰

Good Job, guys!

VUCINIC!!!

We are The Champion

Ini Lagi Ngapain ya??? Saya Kurang Paham πŸ˜‰

Sebuah Jepretan Saat Menanti 2nd HT di Tempat NoBar πŸ™‚

Dear Kamu

 

Kamu,

Aku bukan geisha, tapi suatu kebanggaan jika kamu bahagia karenaku
Kamu,

Aku bukan boneka, tapi suatu kelegaan jika kamu tertawa karenaku
Kamu,

Aku bukan selebrita, tapi suatu kehormatan jika kamu terpacu menjadi lebih baik karenaku

Tapi kamu harus tahu bahwa kepalaku jauh lebih tangguh dibandingkan apa yang mereka sebut dengan rasa

Kalau kamu ingin bermain-main denganku, silahkan saja

Ambil saja sudut yang kamu mau

Bermainlah sepuasnya

Bermainlah dengan gembira

Tapi kamu harus tahu bahwa aku tidak suka bermain

Jangan pernah mengajakku untuk menjadi teman main-mainmu

Jangan pernah merangkulku sebagai kawan di arena bermainmu

Kalau kamu tetap memaksaku, aku pastikan bukan aku yang kalah pada permainan ini

Kalau kamu ingin bermain, bermainlah sendiri

Aku hanya akan melengkapi permainanmu…

 

Akhiri Mitos Partai Tunda

Lawatan ke kandang Cesena tengah pekan lalu adalahsalah satu kerikil bagi Juventus. Pertama karena Juventus kerap kali bermain sedikit di bawah standar The Old Lady ketika bersua dengan tim medioker. Kedua, karena partai tunda seperti mitos ‘tampil loyo’ bagi Juventus di musim ini. Musim ini beberapa pekan tunda tidak menghasilkan poin maksimal bagi Juventus sehingga pertandingan tengah pekan kemarin tak hanya untuk menjaga jarak poin dengan posisi runner up, tetapi juga sebagai pembuktian bahwa mitos partai tunda tidak berlaku untuk I Bianconerri!

Saat babak pertama berakhir, aroma terjadinya ‘mitos partai tunda’ telah tercium dimana kedudukan sementara adalah kacamata. Namun, Juventus saya kan hebat πŸ™‚ Satu gol Borrielo membawa Juventus kokoh di puncak klasemen. Tak ada mitos partai tunda, bung! Yang ada hanya kemenangan untuk The Old Lady!!

Pertandingan ini juga pertandingan yang sangat kontras karena di saat Juventus kokoh sebagai capolista dan semakin dekat dengan scudetto, Cesena adalah tim pertama yang terdegradasi ke serie B di musim ini. Benar-benar tengah pekan yang mendebarkan.

Good job, my lovelly team!!! Kept your spirit for the champion in this season! Forza I Bianconerri!!! πŸ™‚

Fighting!!!

Matri...Matri...

Meski Gagal Mengeksekusi Pinalti (lagi), Harus Tetap Jatuh Bangun Untuk Juventus dong!! πŸ˜‰

Menuju Pelukan Pelatih πŸ™‚

Peluk-Peluk untuk Borrielo

He's Called Borrielo

Melibas Srigala Ibukota

 

Tetap menjaga poin, bahkan semakin memperbesar jarak dengan si nomer dua. Tak hanya satu poin, tetapi 3. Senangnya… Alhamdulillah yaaaa πŸ™‚

Melibas AS Roma dengan 4 gol tanpa balas. Arturo Vidal menggelontorkan dua golnya di menit ke 4 dan 8. Ditambah tendangan Pirlo dari bola muntah pinaltinya, semakin menguatkan aroma 3 poin di giornata 34.

Unggul 3 gol tidak membuat The Old Lady kendor… Hasilnya Il Principo Marchisio menambah pundi-pundi golnya. La Vecchia Signora berhasil menundukkan 10 punggawa srigala ibukota Italia. Tetap sebagai capolista, tetap menjadi Juventus yang tercinta. Forza Juventus per sempre sara’!!!! πŸ™‚

Opening Act. Pray for Morosini πŸ™‚

Arturo (4')

Lagi-Lagi The King Arthur Vidal!!!

No Rigori, Still Party πŸ™‚

Still Goaler

Marchisio in Action πŸ™‚

Closing (Juve, storia di un grande amore!)

 

Heboh SuJu

Baru tahu bahwa malam ini adalah waktu konsernya Super Junior. Sepertinya heboh karena ceritanya tak hanya tayang di acara-acara infotaiment,tetapi juga acara berita. Penggemar boyband dari negeri ginseng itu lumayan berjibun juga. Bahkan ada yang rela mengantri masuk tempat konser sejak pagi. Konser baru mulai malam ini,tetapi yang keleleran di pintu masuk area konser sudah ada sejak tadi pagi. Gila.

Inilah salah satu bentuk gila yang lain. Kalau sudah memiliki tiket,kenapa pake acara ngantri sejak pagi?!! Benar-benar gila. Ada lagi yang membuat saya tak habis pikir….bocah-bocah yang mengantri sejak pagi itu bahkan membolos sekolah..Buset!!! Saat salah satu reporter mewawancarai mengenai keberadaan mereka beberapa jam sebelum dimulainya konser, dengan santainya keluar jawaban

Kami sengaja bolos sekolah demi SuJu”

Sangat gila. Bahkan berani membolos hanya untuk SuJu yang baru akan jingkrak-jingkrak malam ini. Sempat ingin mencerca pernyataan bocah SMP tersebut,tetapi kemudian saya mencoba melihat dari sudut pandang mereka. Melihat dengan tidak normal bahwa apa yang mereka lakukan itu adalah cinta dan tak ada yang bisa menghalangi bentuk apresiasi cinta seseorang…bahkan bangku sekolahpun dikorbankan!

Kalau saja Juventus datang ke Indonesia,bukan tidak mungkin saya akan bertingkah layaknya pecinta SuJu atau bahkan mungkin jauh lebih parah…bisa-bisa saya diam di depan pintu masuk acara seminggu sebelumnya tanpa pernah beranjak sedikitpun… πŸ˜‰

Yahhh… tapi tetap,menurut saya tidak wajar jika harus mengantri masuk tempat konser yang berlangsung malam hari sejak pagi buta. Kalau antri beli tiketnya masih bisa dimaklumi…aahhh…namanya juga cinta πŸ™‚

P.S: walaupun tidak tahu siapa saja personail SuJu, saya ucapkan selamat datang di Indonesia! Nikmatilah kegilaan fans kalian di tanah air saya ini…i’m sure that u never forgotted them πŸ˜‰

Pasundan, ‘Sebuah Toserba’

Untuk pengalaman pertama, akhirnya Saya meluncur ke daerah istimewa Yogyakarta dengan kereta ekonomi. Agak rikuh dan deg-deg kan… maklumlah,pengalaman pertama. Ditambah dengan tak adanya fasilitas AC di dalam kereta, saya menganggap akan ada banyak asap yang mengepul dari ujung beberapa penumpangnya.

Karena merupakan orang baru di gerbong pasundan maka persiapan yang saya lakukan adalah TIDUR πŸ™‚ dengan alasan tak ingin melihat mereka yang aktif menyulut lintingan Nicotiana tabacum. ..

Sayang…. rencana untuk tidur selama perjalanan hanya sekedar rencana. Mata saya hanya bisa terpejam beberapa menit sekali..kalo kata orang ‘bobok-bobok ayam’ πŸ˜‰ Gimana bisa tidur jika setiap beberapa menit sekali ada saja orang yang menjajakan dagangannya. Beneran loh… sangat ajaib saat saya melihat berbagai barang dijajakan di atas kereta yang akan menempuh perjalanan tak kurang dari 14 jam (Surabaya – Bandung).

Kalau hanya pengamen, biasa.Β  Pedagang minum,standar. Permen, tissue & rokok, juga wajar.

Tapi ada loh yang jual asesoris cewek. Tak hanya satu dua jenis, tetapi bermacam-macam seperti orang berjualan di pasar. Dagangannya digantungkan pada gantungan besi berbentuk lingkaran yang bisa diputar-putar. Mirip dengan orang yang jualan keliling kampung atau komplek perumahan.

Ada pula yang menjual sepatu dan sandal….mulai dari sandal jepit sampai sandal yang kata penjualnya bisa menyehatkan kaki. Terus banyak ibu-ibu menjajakan baju atau sekedar kaos-kaos oblong. Belum lagi mereka yang menjual buku-buku..mulai buku resep hingga buku cerita bergambar untuk anak-anak bisa saya temukan di atas gerbong tersebut. Mau alat tulis juga ada loh.

Bingung mencari peralatan memasak? Coba saja kunjungi toko Pasundan. Ada entong,garpu,penggorengan, parutan kelapa,parutan bawang,parutan keju, sampai pisau pun bisa didapatkan di sana. Bagi yang hoby ngotak-ngatik alat-alat elektronik, disediakan pula seperangkat obeng yang harus dibayar tunai πŸ˜‰

Ada korek api,ada nasi, dan ada wafer gerry…lengkap coy!!

Buah-buahan segar juga tersaji di etalase alakadarnya di gerbong ini. Melon ok,semangka boleh,nanas bisa,pisangpun ada. Semua buah telah dikemas serapi mungkin dan ditata seelok yang mereka bisa…yaaa namanya juga kemasan ekonomis.

Kalau kebingungan mencari kado untuk seseorang, ada beberapa pedagang sovenir yang berlalu lalang. Boneka ada,hiasan dinding seperti kaligrafi ada, handicraft dari kayu-kayuan juga ada. Tinggal pilih saja sesuai selera.

Hanya itu? Ohhh… ada penjual pulsa juga loh! Serius! Baru kali ini saya menemukan orang jualan pulsa di atas kendaraan umum πŸ™‚

Untuk perokoknya,,,saya berterimakasih kepada mas-mas dan bapak-bapak kawan sebangku saya di perjalanan yang tidak menyemburkan zat tar seenak jidatnya di depan wajah saya. Mereka memang masih merokok,tetapi setidaknya melakukan aktivitas tersebut di luar jangkauan indra penciuman saya πŸ˜‰

Kalau saja saya berkeras meluncur dengan gerbong ber AC,mungkin saya tak akan pernah tahu bahwa ada toserba yang bernama Pasundan πŸ™‚

Wisata Religi di Sore Hari

Jalan-jalan sore hari di kota super bising seperti Surabaya tidak mudah. Harus tahu mau kemana sebelum keluar pager rumah atau kos. Harus punya tujuan yang jelas. Kalau gak, siap-siap saja jalan-jalan di tengah jalan. Berada diantara kendaraan yang pengemudinya pulang kerja atau pulang sekolah. Habislah waktu bersama macet sore hari πŸ™‚

Hanya saran, mengunjungi masjid Al Akbar atau masyarakat lebih mengenalnya sebagai masjid agung bisa dijadikan salah satu tujuan jalan-jalan sore alternatif di Surabaya. Gak mahal. Gak macet (dari kos saya sih πŸ˜‰ ).

Kalo ditanya ada apa di masjid agung Surabaya..ada orang shalat lah..orang beribadah..memangnya apa yang kalian harapkan dari suatu tempat ibadah?? Tapi yang penting kan ada tempat selain kamar kos atau rumah atau mall sebagai tempat bercengkrama dengan orang-orang terdekat. Kalau mau,kita bisa melihat kota Surabaya dari puncak menara masjid hanya dengan membayar 3000 IDR. Ada tempat jajan & makan juga. Trus gak usah repot-repot untuk cari tempat shalat kan πŸ˜‰

So, bisa dibilang wisata religi…

image

sekali-sekali boleh dong berwisata religi, masa terus-yerusan wisata kuliner??! πŸ™‚

 

image

Menunggu Bedug Maghrib πŸ™‚

Image

Awal Pekan di Yogyakarta

image

Pengisi Perut Di Atas ‘Pasundan’.

image

Numpang Centil πŸ™‚

image

At Selokan Mataram- Yogyakarta

image

Menunggu Kereta di Lempuyangan

*Yogyakarta memang tak pernah berakhir. Tiga hari dua malam yang saya habiskan di sana awal pekan ini juga tidak membuat saya bosan untuk kembali merangkai cerita akan istimewanya daerah Yogyakarta .. πŸ˜€

Semangat 45 for Interview

Siap-siap interview untuk yang kesekian kalinya. Apa yang perlu disiapkan, banyak sebenarnya. Tapi saking banyaknya, saya sampai bingung harus mempersiapkan apa. Kostum sudah pasti, tapi hal itu bukan perkara menyulitkan bagi saya.

Mental juga harus disiapkan. Lalu apa lagi coba???

Harus semangat. Itulah yang selalu saya tata saat ini. Semangat untuk mengikuti interview. Itu tidak mudah loh! Memupuk semangat untuk melakukan wawancara kerja di saat kita benar-benar membutuhkan kerja itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Kadang-kadang setiap bangun pagi ada pikiran malas. Maunya tetap tidur dan berfikiran “Ahh…palingan juga cuma sampai tahap interview!”

Tapi kemudian, pikiran jelek yang menjurus ke arah putus asa menghilang dengan datangnya nasihat dari diri sendiri…. “Ayo Mei…FIGHTING!!! Tidak semua orang bisa mendapat panggilan interview loh! Lumayan, ada cerita tentang interview!”. Karena itulah, semangat untuk melanjutkan cuap-cuap di depan calon bos muncul seketika!

Jadi tema pekan ini adalah semangat wawancara!! Semangat interview!!!

Go go go…FIGHTING πŸ™‚

Mimpi Mereka & Mimpi Saya

 

Adik saya bercerita bahwa ia bermimpi tentang Mami. Kakak saya juga mengatakan bahwa setiap malam ia selalu memimpikan Mami. Mereka berdua bermimpi mendatangi suatu tempat dengan Mami dimana mereka semua terlihat bahagia. Di dalam mimpi Intan, Mami menyuruhnya untuk hidup bahagia.

Setelah menceritakan hal itu, Intan menanyakan apakah saya pernah memimpikan hal serupa dengannya? Dia meminta saya untuk menjawab jujur. Bahkan sedikit memaksa dan mendesak, mungkin karena ia tahu bahwa saya tak suka membicarakan perkara perasaan terhadap siapapun. Jawaban saya adalah “Tidak”. Tidak pernah sekalipun saya bermimpi tentang Mami. Tidak pernah memunculkan Mami sebagai mimpi saya.

Yang ada dipikirannya pasti saya tidak waras. Atau mungkin dia berfikir bahwa saya tidak merasa kehilangan. Tidak merindukan keberadaan Mami. Dia pun mungkin berfikir bahwa Mami tidak mengangaap saya sehingga tak mau mengunjungi saya melalui mimpi. Sesaat, fikiran itu sempat ada di dalam kepala saya. Namun kemudian saya menyadari bahwa bukan itu alasannya.

Bagi saya, mimpi itu adalah masa depan. Mimpi itu adalah cita-cita yang harus diraih dengan sungguh-sungguh. Dan saya selalu berpegang teguh bahwa mimpi untuk sebuah masa depan harus masuk akal. Bagaimana mungkin saya bisa menjadikan Mami sebagai mimpi saya? Sehebat apapun cara orang meraih mimpi, tak satu pun yang mimpinya menghidupkan kembali manusia yang telah tiada. Seseorang yang telah meninggal tak bisa lagi dibangkitkan. Memangnya hidup saya seperti sinetron stripping tanah air? Tiba-tiba saja memunculkan tokoh yang di awal episode diceritakan telah meninggal. Tidak masuk akal. Karena itulah, tidak ada Mami di setiap mimpi saya.

Jika Mami tak mau menjenguk saya melalui mimpi, saya anggap beliau percaya bahwa saya bisa bertahan untuk hidup yang saya miliki. Ketidakhadiran Mami sebagai bunga tidur, saya anggap sebagai caranya mempercayai bahwa saya bisa bahagia dengan hidup yang saya jalani saat ini. Dan bagi saya, itu adalah kebanggaan tersendiri.

Tidak perlu merasa iri pada adik atau kakak saya yang dikunjungi Mami di setiap mimpi mereka karena bagi saya Mami selalu ada di setiap jalan pikiran saya. Mereka yang mencintai kita, tidak akan pernah pergi dari sisi kita. Tidak akan pernah jauh dari langkah kita. Bukankah ada istilah ‘jauh di mata dekat di hati’ πŸ˜‰

P.S: Dear Mom, i’m fine. Just trust me πŸ™‚