Masalah Nany


 

Saya jadi tahu kenapa baby sitter di luar negeri dibayar mahal. Dilihat dari jauh pekerjaan mengasuh seorang bocah itu simple. Tapi saat mengerjakannya, menjaga anak orang itu bukan pekerjaan mudah! Bukan karena masalah memandikan atau mengganti popok, masalahnya lebih dari itu.

Jika orang tua mengharapkan si Nany merangkap sebagai orang yang bertanggungjawab terhadap intuisi anak…itu masalahnya.

Jika orang tua mengharapkan Nany merangkap sebagai Mommy tanpa mengusik identitas asli si Mommy… itu masalahnya.

Jika orang tua mengharapkan Nany merangkap sebagai ahli gizi anak… itu masalahnya.

Jika anak yang diasuh terus-terusan merengek dan merajuk meminta ini itu…. Itu masalah.

Jika anak yang diasuh manjanya minta ampun… itu masalahnya.

Jika anak yang diasuh tidak mau menuruti perkataan baby sitternya… itu masalahnya.

Jika anak yang diasuh meminta pekerjaan rumahnya dikerjakan si baby sitter… itu masalahnya.

Jika anak yang diasuh berperilaku macam tarzan… itu masalahnya.

Jika anak yang diasuh mulai menuruti perkataan Nany dibandingkan Mommy…. itu sangat bermasalah!

Karena itulah saya berfikir bahwa untuk menjadi baby sitter dibutuhkan persyaratan yang sama dengan seorang direktur perusahaan multiinternasional. Kalau perlu, si Nany harus memiliki gelar PhD atau seorang profesor yang menemukan metode khusus untuk mengasuh anak orang.

Sumpah…. menjadi baby sitter itu tidak mudah, kawan. CAAAAAAAAAAPPPPPPPPEEEEEEEEEKKKKKKKKKKKKKK & HARUS SABAR!!!!!

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s