May Day —> Makan Ceker


Peringatan hari buruh kemarin diperingati dengan bermacam-macam cara. Mayoritas buruh di seluruh dunia memeringatinya dengan aksi turun ke jalan. Sudah biasa. Ada pula buruh-buruh yang mengadakan acara panggung musik… sedikit tidak biasa. Tapi saya, sebagai bentuk memeriahkan May Day kemarin saya merayakannya bersama beberapa teman di sebuah tempat makan di pinggir jalan.

Makan ceker di sebuah tempat yang cukup terkenal di Sidoarjo. Warung Ceker Lapindho!

Semua menu di warung tersebut tentu saja olahan kaki ayam. Yang paling terkenal tentu saja menu Ceker Lapindonya….. Maksudnya ceker Lapindo itu bukan berarti bumbunya dibalur dengan lumpur lapindo loh yaaa…. tapi karena rasanya yang sangat sangat sangat pedas! Semangkuk ceker berkuah itu rasanya penuh dengan biji-biji cabe rawit….

Harganya 10000  IDR untuk seporsi ceker lapindo dan ceker ayam mentega pedas! Sedangkan menu ceker yang lain dihargai 8000 IDR. Sebagai pelengkap dan menu wajib orang Indonesia, harus tambah nasi dong… seporsi nasi dibanderol 2500 IDR. Hanya dengan membayar sekitar 15000 IDR saja sudah kenyang!! 🙂

Karena saya bukan penggemar pedas, maka menu saya adalah Ceker Asam Manis. Rasanyapun ajibbbb….lebih enjoy memakannya dibandingkan tiga orang teman saya yang bertarung dengan kaki ayam super pedasnya 😉

Iseng-iseng saya bertanya kepada bapak penjualnya tentang asal usul warung ceker tersebut.

Ceritanya…. Kata si Bapak, di tahun 2009 ada seseorang dari Malang yang tengah dirundung masalah. Dia menderita penyakit aneh yang tak satupun dokter bisa mendeteksi apa penyakitnya. Karena tidak kunjung sembuh, si bapak merasa putus asa. Di tengah keputus asaannya tersebut si bapak menemukan sebuah warung ceker di daerah Porong (tempat bencana Lumpur Lapindo) dimana rasa si ceker sangat sangat pedas. Saking pedasnya, si bapak sampai mengeluarkan ingus dengan sangat banyak. Nah sejak menyantap ceker itu, penyakit si bapak tak pernah kambuh lagi. Dari situlah bapak dari Malang tersebut  memiliki ide untuk membuat warung ceker. Voiilaaa…jadilah warung ceker lapindo pada 8 Agustus 2009. 

Saat saya bertanya siapa nama si bapak dan penyakit apa yang dideritanya, jawaban yang saya terima adalah senyuman simpul.

Yang pasti,  warung ceker lapindo ini bisa dijadikan salah satu tempat makan murah meriah plus ajib jika kita berada di daerah Sidoarjo. Tempatnya di sebelah barat alaun-alun kota Sidoarjo. Bukanya mulai pukul 12 siang sampai 10 malam. 

Yukkk mari mampir….. 🙂

May Day yang menyenangkan 🙂

 

 

Advertisements

2 comments on “May Day —> Makan Ceker

  1. Just desire to say your article is as astonishing. The clearness in your post is simply excellent and i could assume you’re an expert on this subject. Fine with your permission allow me to grab your RSS feed to keep updated with forthcoming post. Thanks a million and please keep up the gratifying work.

  2. Hi, i believe that i saw you visited my site so i came to “go back the favor”.I’m attempting to find things to enhance my web site!I suppose its good enough to use some of your concepts!!

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s