Ngekos, Ditempati Atau Tidak yang Penting Bayar


Baru-baru ini penghuni kos  saya yang rata-rata penghuninya adalah mahasiswa tingkat satu tengah membingungkan masalah kosan yang akan ditinggal libur panjang. Mereka sempat adu argumen dari balik punggung ibu kos mengenai pembayaran kosan. Adik-adik kos merasa saat mereka liburan panjang selama kurang lebih dua bulan, mereka tak wajib membayar kamar kos yang tak ditempati. Sayangnya apa yang ibu kos rasakan berbeda dengan adik-adik kos. Ibu kos tetap menuntut mereka untuk membayar kosan sesuai aturan. 

Adik kos saya itu sempat mengeluhkan kebijakan ibu kos yang mereka nilai terlalu matre dan tidak fair. Mereka tetap berpendapat bahwa jika raga mereka tak ada di kosan selama dua bulan berarti selama itu pula mereka tak perlu membayar uang kos. Sedangkan ibu kos tetap pada peraturannya.

Saya? Sempat berfikir keras untuk mengerti jalan pikiran adik-adik kosan. Namun semakin keras saya berfikir, semakin kabur jalan keluar yang mungkin bisa memecahkan masalah adik kos vs ibu kos. Buat apa juga dipikir karena sudah jelas bahwa aturan ibu kos lebih tepat daripada keinginan mahasiswa tingkat satu.

Masalahnya bukan karena adik kos saya adalah mahasiswa tingkat satu, melainkan karena pikiran mereka saja yang maunya sendiri. 

Sepengetahuan saya selama menjadi anak kos, tak ada yang namanya anak kos bebas bayar uang kos saat ia tengah libur panjang atau pendek. Kalau masalahnya kamar kos tidak ditempati, itu masalah mereka yang ngekos. Urusan ibu kos hanya memastikan anak kosnya membayar uang sewa kamar tepat waktu!

Masih untung loh mereka mendiami kosan yang bayarnya bulanan, kalau di area kampus saya bayar kosnya per semester bahkan ada yang harus bayar per tahun. Jika sistem pembayarannya per semester seperti mantan kos saya, lalu saat itu mereka libur tiga bulan…. tak akan ada ceritanya mereka boleh bayar untuk tiga bulan saja. Bayar enam bulan, mau ditempati sebulan atau dua bulan bukan urusan pemilik kos. 

Misalnya saja ibu kos saya sekarang memberikan aturan membayar kos jika berada di area kos saja, enak banget tuh! Saya bisa saja tetap meninggalkan barang-barang pribadi di kamar kos, sedangkan saya sendiri jalan-jalan ke tempat yang ingin saya kunjungi. Uang kosnya saya gunakan untuk vacation. Kalau sudah lelah, barulah pulang ke kosan dan membayar kos pada ibu kos.

Hello….mana ada kosan dengan sistem seperti itu? Memangnya ibu kos saya malaikat yang berjiwa mulia dan penuh belas kasih sehingga membiarkan siapa saja keluar masuk rumahnya dengan seenak hati? Mau mendapatkan penghasilan darimana?

Bahkan mereka sempat melakukan negosiasi supaya hanya membayar setengah biaya sewa kamar sebagai jaminan barang-barang mereka tetap berada di kamar kos masing-masing. Sayangnya ibu kos saya tak peduli pada bujuk rayu bocah-bocah kuliahan yang masih bau kunyit kencur jahe tersebut. Beliau tetap pada keputusan awal!

Karena tetap merasa tak mau dirugikan, banyak adik kos yang angkat kaki dari kosan. Mereka berbondong-bondong pindah kosan. Bukan pindah sebenarnya, tetapi menitipkan barang-barang di tempat teman sementara mereka pulang kampung untuk summer holiday selama dua bulan penuh. Terus, setelah liburan usai dan berkutat kembali dengan dunia perkuliahan barulah mereka kembali menjadi anak kos. Mencari lagi rumah kos. Ya Tuhan….RIBET BANGET!

Semisal di tengah-tengah acara liburan mereka memiliki kepentingan di kampus dan wajib datang plus mengurusi sendiri dimana urusannya butuh waktu beberapa hari dan di saat itu semua kenalan tengah berlibur, mau bobok dimana adek? Apa karena kuliah di jurusan ekonomi jadi segala sesuatunya tak mau rugi seratus rupiahpun? 

Ahh…kalian lucu sekali, adek 😉

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s