Tiba-Tiba Bad Mood


 

Tak tahu kenapa hari ini saya begitu enggan untuk menjaga si warung internet. Malas mungkin, tetapi lebih dekat dengan kurang mood lebih tepatnya. Atau apa lah istilahnya, yang jelas pagi ini sama sekali tak ada hasrat untuk ke warnet. Tapi apa mau dikata, saya toh tetap bersiap-siap dan melangkahkan kaki juga ke tempat rutinitas harian saya selama satu bulan terakhir.

Dan seperti biasa saya harus menunggu pak bos membukakan pintu gerbang warnet. Kadang-kadang 10 menit & kadang 15 menit. Tapi hari ini saya menunggu selama 30 menit! Ketika si papa bos membuka pintu gerbang, saya melihat seonggok motor terparkir manis di ujung tempat parkir. Motor tersebut milik anak pak bos yang kadang-kadang juga ikut menjaga warnet.

Pikiran saya adalah mungkin motornya sengaja di parkir di situ sedangkan pemiliknya pergi bersama teman-temannya. Namun setelah saya melihat pak bos menuju ruang belakang yang memang digunakan untuk sholat, tidur, dan aktivitas pribadi mereka…saya jadi tahu bahwa si anak ada di dalam warnet! Ya… Pemilik motor tersebut tengah asik terpejam di dalam warnet, sementara saya menunggu untuk dibukakan pintu gerbang. Menunggu selama 30 menit! 😦 Parahnya lagi area kerja saya macam Costa Concordia! karam! Kertas berserakan dimana-mana. Kaus kaki di atas meja. Putung rokok berceceran di lantai. Sepatu geletakan tak pada tempatnya…. uuuhhhhh…. membuat bad mood semakin parah!

Entah kenapa pula suasana hati yang kurang baik ini juga berdampak pada sepinya pengungjung. Biasanya 10 menit setelah saya selesai membenahi ruangan warnet yang ‘agak’ kocar-kacir, orang-orang sudah mulai berdatangan. Entah itu ngenet atau sekedar scan dokumen. Tapi sekarang…SEPI!

Dan mungkin juga lantaran terbawa suasana hati yang tak baik, salah satu PC operator mengalami gangguan. Tak bisa dioperasikan. Akibatnya tak bisa digunakan untuk ngeprint ataupun scan dokumen. Mungkin gara-gara PC error ini pula Tuhan tidak mengirimkan customer di hari ini.

Kalau tahu sepi begini…lebih baik tadi saya minta libur saja pada pak bos supaya bisa menemani teman saya yang hari ini melakukan sidang TA. HHhhhhh…… mungkin juga gara-gara merasa bersalah lantaran tak bisa mensuport teman saya dari dekatlah saya tak bersemangat untuk bekerja di hari ini…

Semoga saja kawan saya bisa menuntaskan sidang TA-nya dengan lancar…. Dan kalau sampai semangat ini belum hilang, semoga tak ada customer yang menampakkan ketololannya hari ini…

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s