FIGC Itu Benar-Benar Lucu!


FIGC adalah sebuah asosiasi resmi yang menaungi club-club sepakbola profesional di Italia. Kalau di Indonesia sama dengan PSSI. Dan bagi saya FIGC memang sama dengan PSSI. Kalau kata hasil uji statistik, TIDAK BERBEDA NYATA!!!

Pertama tentu saja karena keduanya sama-sama sebuah lembaga yang menjadi payung club sepak bola. Kedua karena baik FIGC maupun PSSI sama-sama memiliki sebuah dagelan.

PSSI sibuk dengan urusan manajemennya yang tak jelas hingga muncullah lembaga tandingan yang dinamakan KPSI dimana keduanya sama-sama mengaku sebagai lembaga sah yang menaungi club sepak bola tanah air termasuk timnas Garuda dan bahkan keduanya memiliki kompetisi untuk antar club sendiri-sendiri. Saya yang tak punya pengetahuan istimewa mengenai dunia kulit bundar tanah airpun semakin tidak mengerti apa-apa. Berita mengenai kongres sana-sini yang sempat saya ikutipun tiba-tiba terasa seperti acara temu kangen sembari makan bersama diantara mereka. Sangat kocak dan benar-benar absurd. Korbannya jelas… selain saya yang semakin bingung, pemain-pemain TimNas yang sebenarnya mampu berkompetisi di mata duniapun menjadi terkatung-katung nasibnya.

FIGC? Sebuah asosiasi sepak bola yang paling konyol di dunia, khususnya di tahun 2012. Perkaranya tentu saja karena sikap mereka terhadap pelatih Juventus, Antonio Conte. Hukuman absurd FIGC terhadap Coach The Old Lady adalah lawakan super kocak yang sangat menggelikan dari sebuah organisasi yang sudah sangat tua. Tak perlu lagi saya menuturkan bagaimana cerita kocak FIGC mengenai sikap mereka kepada Antonio Conte. Namun hari ini, ketika saya melongok situs resmi liga italia… saya kembali melihat betapa konyolnya FIGC.

Saya geli ketika membuka pages mengenai Juventus. Salah satu kolomnya menunjukkan sejarah club tersebut di setiap musim. Dan saat melihat sejarah Juventus di setiap musimnya saya melihat sesuatu yang kocak :

Bagaimana Bisa 91 poin dengan posisi akhir musim peringkat 20??? Sebuah hasil yang menggelikan!!

Lucu bukan saat melihat poin yang diraih Juventus pada musim 2005-2006. Poin 91 dengan posisi akhir 20!! Bisa dibayangkan berapa poin yang diraih oleh pemilik posisi pertama?? Thissss…….

Voilllaaaaa……LUCU!!!

Yuhuuuu…tampilan di atas adalah sejarah club yang di musim 2005-2006 dinobatkan sebagai juara Italia!!! Well..poinnya hanya 76. Sekarang…. Jika banyak Juventus Hater mengatakan bahwa Juve tak bisa berhiutng, bagaimana dengan asosiasi yang menaungi Juventus beserta club-club lainnya? Jangankan menghitung, mengurutkan bilangan saja mereka tak becus! Bukankah sudah jelas bahwa jenis bilangan yang dipoinkan itu selalu diurutkan dari bilangan yang berangka besar hingga berangka kecil. Kemudian angka-angka tersebut diberi peringkat. Namanya juga poin, yang tertinggi berhak mendapatkan peringkat 1. Lalu poin tertinggi kedua peringkat dua, tertinggi ketiga peringkat 3 sampai seterusnya!  Sementara ini??? Club dengan perolehan poin tertinggi justru menjadi juru kunci! Kepo!!!

Baik, jika perkaranya karena musim 2005-2006 Juventus dipaksa turun kasta… mengapa tampilan di situs tersebut tetap menunjukkan poin 91 bagi Juve? Kenapa tak di nol kan saja poinnya?!! Jika begini ceritanya berarti secara tidak langsung mereka memang mengakui bahwa Juventus adalah juara di musim 2005-2006. 🙂

Yaa…juara di lapangan, bukan di pengadilan yang merupakan panggung dagelan FIGC beserta club Merda-nya!!!

Benar-benar sebuah kelucuan yang super konyol!

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s