Galeri 46 Unbeaten (Vs Siena)

Mari melihat potret di laga Unbeaten 46 ini πŸ™‚

Juventini. Juventino. Juvedonna. Juve Lovers. Apapun panggilannya…. mereka selalu ada untuk The Old Lady

Sesaat Sebelum Kick Off

Para Petinggi AC Siena

Bercengkrama Dengan Wakil Presiden Siena. Apakah yang Dibicarakan Coach Conte?? Mungkinkah Masalah Kasus Absurdnya?

Keluarga Kecil ala Conte

Free Kick

πŸ™‚ Masuk Lo, Pirlo.. rete Lohhhh… ;0 Cantik Loh Golnya… (rete Pirlo 14′)

Dan Sepertinya Selebrasi terekspresif itu Milik Pirlo!

Seba juga ekspresif sih… Tapi gak gol πŸ˜‰

Menonton Dari Tribun Biasa Di Stadion Biasa pun Tak Masalah. Yang Penting Dukung Juventus πŸ™‚

weeiissss… Gaya & Lirikan Mirko Ini Kok Ganteng sih!!!

 

papan Skor Maih 1-1. Padahal menit Sudah 80. Bagaimana tidak cemas?

Sudah 1-2 untuk Juventus. Grazie, Marchisio πŸ™‚

Kita Menang Loh, Quags…..Kenapa mukanya garang gitu?? Are you happy, aren’t you?Β  πŸ™‚

Senyum ala Conte Memang Oke πŸ˜‰ Teruslah Tersenyum, Coach!

3 Poin Untuk Diskon Hukuman Conte!

Akhir pekan yang menegangkan kembali terjadi. Rasanya seperti musim lalu. Juventus menguasai jalannya pertandingan, namun skor tak juga menunjukkan 3 poin. 60% ball possesion kembali menjadi milik The old lady kala melawat ke kandang AC Siena. Namun rasanya pertandingan akan kembali membukukan hasil seri bagi kedua Le Zebre.

Andrea Pirlo memang kembali mencetak gol indah melalui tendangan bebasnya. Namun Uno – Uno adalah skor akhir di babak pertama dimana Siena berhasil menyamakan kedudukan saat injury time.

Babak kedua?

Sama saja rasanya. tetap menegangkan. Tapi Lo Spirito Juventus tak bisa dibohongi. 3 point itu mutlak. Dan di menit 85 Claudio Marchiso lah yang menjadi pahlwan 3 poin di pertandingan ini. IL Prince membukukan gol pertamanya di musim ini. Semoga saja menjadi awal untuk gol-gol yang akan ia ciptakan di pekan-pekan selanjutnya. Kemenangan ini juga menjadi kado bagi Antonio Conte yang baru saja menadapatkan pemotongan hukuman menjadi 4 bulan (saja). Diskon yang didapat tepat dengan pekan kemenangan atas tim yang membuatnya mengalami tuduhan kasus ala FIGC ini.

Dengan kemenangan tipis atas AC Siena ini, Juventus tetap kokoh di puncak klasemen dengan unggul selisih gol dari peringkat kedua, Napoli, yang dini hari tadi juga menang tipis 2-1 atas Udinese. Jadi laga di giornata 9 dua pekan lagi akan berlangsung seru. Bukan hanya untuk memperebutkan posisi capolista antara Juventus atau pasukan Naples, melainkan juga sebagai pembuktian bahwa Juventus masih yang terbaik di ranah Italia. Bahkan Napoli sekalipun tak bisa menghentikan langkah Juve untuk mempertahankan posisi sebagai raja Italia! Kenapa harus dua pekan lagi? Karena pekan depan semua kompetisi Eropa libur, digantikan dengan kualifikasi Piala Dunia (liga boleh libur, tapi punggawa tetap merumput untuk timnas)

Setidaknya pekan ini bisa sedikit bernafas lega! Unbeaten masih terjaga πŸ™‚ Capolista pun tetap milik sang Juara.

Fino alla fine, Forza Juventus!!

Diskon 6 Bulan Untuk Conte

Dan akhirnya keputusan dari pengadilan Komite Olahraga Italia (TNAs) atas kasus Antonio Conte terjawab sudah. Hukuman Conte yang sedianya berlangsung selama 10 bulan ‘didiskon’ menjadi 4 bulan ‘saja’ oleh pengadil di TNAs.

Adilkah keputusan tersebut?

Bagi pihak Juventus, tetap saja keputusan tersebut tidak adil. Conte sudah jelas tak bersalah. Siapapun yang mengikuti kasusnya dari awal, dan benar-benar mengerti masalahnya tanpa berfikiran subjektif… keputusan atas hukuman Conte adalah rekayasa. Dan sangat jelas ingin menjatuhkan Juventus ketika club ini mulai kembali menjadi penguasa serie A Liga Italia.

Atas keputusan tersebut Conte bisa kembali merumput pada 9 Desember mendatang, itu artinya 8 pekan lagi, posisi carrera di Bench akan kembali menjadi hak milik Conte. Senang rasanya bisa melihat pelatih kembali berada di tepi lapangan menemani tim yang sedang bertanding. Namun, tetap saja keputusan TNAs dengan tidak membebaskan Conte dari segala tuduhan adalah kerugian besar. Pertama jelas rugi waktu karena Conte toh harus menjalani 4 bulan hukuman. Yang kedua tentu saja pencemaran nama baik Antonio Conte.

Ah, kalau saja TNAs lebih berani mengambil keputusan tanpa perlu menjaga martabat FIGC yang telah remuk redam di mata publik……

Ada kabar bahwa pihak Juventus akan melanjutkan kasus ini ke Pengadilan Sipil. Alasannya tentu saja mencari kebenaran dan keadilan. Hasil keputusan Pengadilan Sipil memang memakan waktu yang lama, bahkan mungkin tak akan selesai saat musim ini berakhir…. namun setidaknya jika pengadilan sipil benar-benar menyadari bahwa Conte 100% tidak bersalah atas segala tuduhan terhadapnya maka namaΒ  baik Conte tetap terjaga. Kalau di Indonesia, SKCK nya masih virgin! πŸ™‚

Keadilan pasti segera terlihat…… Semangat Coach!!! πŸ™‚ Semoga Debutmu di 9 Desember nanti bisa memberikan hasil maksimal untuk La vecchia signora!

Jepretan UCL Pertama di Rumah Sendiri

Stadion Kurang Rame

Starting Eleven

Bola Tak Ada Yang Masuk, Matri Aja Deh Yang Masuk πŸ˜‰

Kantung Mata Si Pangeran kecil ini Gede banget…. Capek Ya, Prince…

He’s Pirlo 4 Corner

Penyelamat Pertandingan Pertama UCL di Rumah sendiri. Thanks Leo!!!

King Artur yang Bermain Jauh di Bawah best Peformancenya… hhh…jadi sedih 😦

Capai & lelahnya Chiellini

Si Kecil Seba pun Kelelahan

memeluk Mistar Gawang. Berharap si Mistar Tidak menolak Sepakan Punggawa The Old Lady πŸ™‚

Refere… Bas Nijhuis

Pusingnya caretaker. Takut Kena Semprot Bos Conte πŸ˜‰

Hanya Bisa Satu Poin Di pertandingan UCL Pertama di Rumah Sendiri. Yah..paling Tidak Bisa menjadi Tuan Rumah yang Baik untuk Tamu Pertama

Kembali Ke Rumah Masing-Masing Dulu Saja… Istirahat Sehari Sebelum Kontra Siena

Oh Quags… kalau Malam itu Tajimu setajam Saat Matchday 1….

1-1 Mungkin hasil yang tidak menggembirakan bagi Juventini. Namun hasil ini sepertinya pantas, mengingat Juventus tidak bermain seperti layaknya La vecchia Signora yang saya kenal. Tak apa….. menjadi pengalaman untuk pertandingan penyisihan yang masih tersisa… πŸ™‚