Siang Hari di Ranu Kumbolo Bersama Sendu


Senja diantara tenda-tenda kuning

Berada di samping sebuah batu. Semacam monumen sederhana untuk seorang pendaki yang meninggal di tanah Semeru. Beberapa penduduk setempat meyakini bahwa monumen batu ini memiliki penjaga Kumbolo yang wajib disembah. Karena itulah ada beberapa sesajen seperti potongan pisang rebus dan kelopak-kelopak bunga di sekitar batu tersebut.

Sebuah Batu Nisan Lain untuk mengenang seorang sahabat, kawan, kerabat yang menghembuskan nafas terakhirnya di tanah Semeru. Di Ranu Kumbolo sendiri ada sekitar 5 batu nisan yang merupakan simbol bahwa nama yang terukir di batu nisan tersebut pernah ada di Semeru. Batu Nisan di atas bisa dijumpai di awal Tanjakan Galau.

Maunya sih mengheningkan cipta sejenak…tapi kenapa pose si senja menantang begitu ya?? Merusak suasana haru nan mistis 😉

Hi guys… inilah Tanjakan Cinta yang sempat membuat Galau beberapa pendakinya. Tanjakan Cinta selesai, mimpi selanjutnya adalah Bukit Penyesalan. Setelah menuntaskan Semeru tentunya (semoga).

Di sisi Selatan Ranu Kumbolo

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s