Please Bos…Jangan Lama-Lama!


Meskipun pekan ini tak diawali dengan semangat 3 poin, paling tidak saya masih memiliki semangat untuk menatap layar lepi guna menuntaskan kewajiban saya pekan ini. Sayangnya semangat satu poin (namun tetap capolista) yang saya usung harus mandek gara-gara koordinator tercinta tidak datang tepat waktu. Entah apa yang membuat beliau terlambat ngantor selama dua jam. Karena biasanya si bos mengirimkan file-file pekerjaan via email, segeralah saya meluncur ke akun surel tersayang. Sayang, tak ada  surat cinta harian dari pak bos. Akhirnya memang harus menunggu.

Kemudian iseng-iseng saya mengecek daftar pekerjaan yang sudah saya lakukan di bulan ini. Hasilnya adalah saya hanya menyisakan dua biji tugas di bulan ini. Karena itulah, semangat yang tadinya menyurut akibat keterlambatan atasan kembali meningkat. Saya bertujuan untuk menuntaskan sisa pekerjaan tersebut secepatnya. Supaya beberapa pekan ke depan saya bisa sedikit beristirahat (red: malas-malasan 😉 ). Saya pun menempelkan sebuah memo di monitor PC si bos untuk meminta file pekerjaan dengan segera. Sementara si bos datang dan membaca sticky note yang saya tempel di kompie beliau, saya berkelana di dunia maya 😉

Dua jam 15 menit setelah saya meletakkan memo tersebut, si bos datang. Kemudian beliau memanggil saya dan bertanya

File pdf yang mana, Mei? Kamu ngerjain apa sih hari ini?

Saya pun menjadi takjub. Padahal materi yang saya minta tersebut sudah saya minta minggu lalu, dengan maksud mempelajarinya terlebih dahulu sebelum mengerjakannya. Namun si bos tak juga memberikannya pada saya entah karena apa.Karena deadlinenya memang masih panjang maka saya tak terlalu mengoyak-ngoyak pak bos untuk segera mengirimkan materi pekerjaan tersebut pada email saya. Dan hari ini ketika tak ada lagi berkas kerja yang tersisa, maka tidak salah jika saya meminta file pekerjaan yang deadline masih lama tersebut. Pekerjaan yang entah kenapa dilupakan oleh atasan 😦

Ternyata seorang atasan juga bisa melupakan pekerjaan untuk anak buahnya. Haduhhh….Menjadi bawahan itu memang repot ya. Mengerjakan deadline malas-malasan mendapatkan teguran bahkan resiko pemecatan, mengerjakan cepat  malah membuat bos pikun >.< Kalau harus terus-menerus menunggu bos untuk menyelesaikan setiap pekerjaan, bisa-bisa speedy saya tak lebih dari kuota paket internet kartu GSM yang perlu speed boaster. LAMA!!!!!!!!!!!!

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s