Ketika Jumat Bercerita

Jumat selalu punya cerita…

Sebuah hari yang akan mengawali akhir pekan

Hari dimana segala rutinitas sepekan akan digantikan oleh rehat sesaat

Hari dimana segala rencana untuk melepas penat semakin menggebu-gebu dibicarakan

Hari dimana seorang ibu menyuruh putrinya menghabiskan ‘libur’ kuliah di kampung

Yaaa… Jumat memang selalu punya cerita….

Sebuah hari dengan momen yang tak hanya suka, tetapi juga duka

Hari dimana rencana tamasya batal oleh tugas yang datangnya tiba-tiba

Hari dimana tempaan atasan selama sepekan terakumulasi dengan sempurna

Hari dimana sebuah akhir pekan hanyalah waktu yang biasa

Sayang….. si ibu tak lagi bisa lagi sebagai pelipur lara di hari Jumat… Tak akan pernah lagi…

Karena di hari Jumat pula ibu pergi

Namun Jumat masih tetap bercerita

Advertisements

Online Shop Oke Juga Loh!

Beberapa tahun yang lalu, ketika online shop mulai menjamur di Indonesia saya selalu mencibir mereka yang hobi sekali berbelanja online. Pasalnya barang yang dibeli hanya sekedar baju-baju sehari-hari yang outletnya berada di luar kota sementara si shopper tinggal di kota besar yang tentu saja sangat banyak menyediakan beragam jenis baju trendi zaman sekarang.

Tak usah jauh-jauh, teman yang stay di Surabaya bisa-bisanya memesan pakaian via online shop yang diimpor dari Bandung atau Jakarta atau Yogyakarta. Lucunya lagi adalah ketika pesanan mereka datang satu minggu setelah pemesanan, baju-baju yang dipesan nyatanya juga tersedia di toko-toko pakaian di Surabaya. So, kenapa pula harus repot-repot nunggu kiriman dari Bandung, Jakarta, atau Yogyakarta apabila di kota sendiri tersedia? Bukankah lebih enak datang langsung ke tokonya, beli langsung, bayar langsung, bawa pulang langsung, dan pakai langsung?!

Lalu kemudian….saya terkena karma.

Tiba-tiba saya menjadi rajin untuk berbelanja online. Baju juga. Baju Juventus tapi. Jersey Juventus. Jaket Juventus. Bantal Juventus. Kecuali karpet Juventus ๐Ÿ™‚

Semuanya yang serba Juventus didominasi oleh barang-barang yang diimport dari Bandung dan Jakarta.

Kalau ada yang bertanya apakah di Surabaya tidak ada? Tentu saja ada! Memangnya Surabaya ini kaki gunung Semeru?!

Tapi masalahnya bukan ada atau tidak adanya barang, melainkan tidak adanya cukup waktu yang saya miliki untuk mengitari Surabaya guna mendapatkan baju-baju Juventus beserta pernak-perniknya. Baru terasa memang sibuknya para pengumpul rupiah. Berangkat jam 7 pagi lalu kembali jam 5 sore. Aktivitas yang sama selama enam hari. Ketika ada jeda waktu sehari di hari minggu, rasanya badan malas untuk bergerak kemana-mana. Capek macet. Fenomena yang selalu berikatan dengan weekend. Alhasil, tak adalah waktu untuk menyusuri pertokoan.

Sementara kebutuhan (BUTUH loh YA!!!) akan jersey dan jaket Juventus adalah primer. Dan jadilah online shop sebagai solusinya. Hanya tinggal sms atau kirim pesan via inbox FB. Jadilah sebuah transaksi jual beli. Simple.

Bahkan kadang-kadang jika saya benar-benar tak punya waktu luang untuk beranjak dari depan leptop sedetikpu, online shop masih merepotkan..khususnya di bagian transfer harga barangnya. Tak jarang pula saya lupa transfer sehingga harus diingatkan oleh si juragan pemilik toko ๐Ÿ™‚

Alhamdulillah…toko online yang selama ini menjadi tempat saya memenuhi KEBUTUHAN akan jersey Juventus beserta segala pernak-perniknya bukan penipu. Semuanya asli dan terpercaya. Setiap transaksi selalu memiliki nomor resi pengiriman yang dilakukan oleh JNE. Aman pokoknya!

Karena itulah…. online shop ada bagusnya juga kok… setidaknya bagi saya yang sempat memandangnya sebelah mata

Congrats 4 President & Family

Dan di tengah-tengah carut-marutnya partai yang menaunginya, Pak Beye mendapatkan kebahagian dengan lahirnya cucu kedua yang berjenis kelamin laki-laki. Airlangga Satriadhi Yudhoyono adalah putra pertama dari pernikahan Ibas (putra bungsu pak presiden) dan Aliya.

Congrats buat bapak dan ibu Presiden atas cucu laki-laki pertamanya. Semoga dedek Airlangga bisa menjadi anak yang berguna bagi nusa, bangsa, agama, dan keluarga.

Berguna untuk bangsa dan negara tak melulu melalui jalur politik beserta partai-partainya, bukan? Beguna untuk bangsa dan negara itu bisa melalui cara apapun. Bahkan kadang-kadang diam pun bisa berguna untuk bangsa dan negara.

Pokoknya selamat datang ke bumi pertiwi untuk dedek Airlangga…. semoga negeri ini masih menyisahkan cerita indahnya saat kamu besar kelak ๐Ÿ™‚

Christmas is 25 December, isn’t it?

Sedikit kesal atas kebijakan yang sudah di buat oleh perusahaan menyangkut hari libur Natal. Libur natal yang sedianya berlangsung tanggal 25 Desember tiba-tiba saja ditukar menjadi 24 Desember. Alasannya…. karena tanggal 25 adalah hari selasa sedangkan 24 adalah hari senin sehingga karyawan bisa menikmati liburnya sejak hari minggu hingga senin. Tidak terganggu dengan adanya ‘harpitnas’, sehingga karyawan yang berasal dari luar daerah bisa meghabiskan waktu libur yang cukup lama di kampung halaman. Dan katanya kebijakan tersebut diputuskan atas musyawarah bersama. Bersama siapa? ๐Ÿ˜ฆ

Bagi saya perubahan libur itu sama saja dengan tidak menghormati umat kristiani yang merayakan hari besarnya. Saya muslim, tapi saya tinggal di Indonesia yang peraturannya diatur oleh pemerintah. Pemerintah sudah menetapkan libur di tanggal 25 dan bagi saya itu mutlak harus diikuti. Bukannya mau sok nasionalis atau idealis atau apatis, tapi yang namanya peraturan tetap peraturan! Kalau umat muslim tidak mau menghormati umat beragama lainnya, bagaimana bisa muslim dihormati? Hormatilah maka kalian akan dihormati. Hargailah maka kalian akan dihargai. Bukankah kita sudah pernah belajar kerukunan antar umat beragama?

Sekali lagi ini Indonesia…negeri yang memiliki berjuta keragaman, termasuk keyakinan rakyatnya. Jika hanya berkaca pada satu keyakinan, kenapa tidak pindah saja ke negara Arab yang peraturannya adalah peraturan yang islami?! ๐Ÿ˜ย 

Kesal lagi karena di hari selasa saya sudah memiliki rencana yang terplanning sejak sebelum keputusan menukar hari libur digulirkan oleh perusahaan ๐Ÿ˜ฆ

Tapi karena saya adalah rakyat Indonesia maka saya ikut aturan pemerintah. Lagipula di kontrak kerja yang sudah saya buat dengan perusahaan, hari libur nasional perusahaan sesuai dengan kalender Pemerintah.

The Mami Day

Mereka menyebutkan bahwa hari ini adalah hari ibu. Mulai dari update status hingga kicauan twitter, temanya adalah hari bu. Saya sendiri tidak tahu kenapa tanggal 22 Desember dijadikan sebagai hari ibu. Kenapa tidak tanggal 1 Januari? Kenapa pula tidakย  tanggal 25 Desember?

Bagi saya semua hari adalah hari ibu.

Memangnya siapa yang mau membangunkan anak mereka untuk bergegas ke sekolah jika bukan ibu?

Siapa yang mau menyiapkan sarapan hingga makan malam jika bukan ibu?

Siapa pula yang bisa memarahi buah hatinya yang nakal jika bukan ibu?

Setiap hari adalah hari ibu, bagi saya.

Memangnya hanya taggal 22 Desember saja seorang ibu mendapatkan perlakuan spesial? Apa hanya di hari ini saja seorang Ibu diperlakukan istimewa?

Setelah tanggal 22 Desember… si Ibu kembali lagi dicaci maki oleh anak-anak mereka yang bandel?

Karena itulah… seramai apapun ucapan hari ibu di hari ini… bagi saya setiap hari adalah hari ibu!

Dan ada atau tidaknya ibu di sisi kita (saya), ibu tetaplah sosok yang tak mungkin bisa lepas dari setiap hela nafas seorang anak manusia… kecuali Adam & Hawa yang memang tak dilahirkan ke dunia layaknya manusia normal.

So… lets celebrate our maother day in everyday!

P.S: Have you live well in your world, Mom? *Miss You, Mami ๐Ÿ™‚

The Drama in The Draw!

Drawing 16 besar UCL sudah dilakukan. Hasilnya adalah tercipta dua drama yang menurut para pengamat akan menjadi final prematur di UCL musim ini. AC Milan kontra Barcelona serta Real Madrid yang akan menantang Manchester United. Empat raksasa yang katanya mewakili supermasi dunia kulit bundar dunia biru di abad 21.

Banyak pula yang mengatakan bahwa laga empat tim tersebut patut ditunggu.

Entah mengapa Platini ‘memiliih’ Glasgow Celtic untuk menjadi penantang Juventus di babak 16 besar ini. Tapi yang pasti, tak ada lawan mudah untuk Liga Champions, bro! Semua kontestan di LC adalah tim yang memang lolos dari seleksai alam kulit bundar. Juventus memang lebih diunggulkan dari Celtic, tetapi tim asal Skotlandia tersebut bukanlah tim gurem.

Faktanya di kompetisi Eropa, The Old Lady dan Celtic pernah saling mengalahkan. Juventus pernah unggul agregat 2-1 pada ronde pertama musim 1981-1982. Pada musim 2001-2002, David Trezeguet mencetak dua gol untuk menghantarkan Juventus meraih kemenangan 3-2 di Turin pada fase grup. Namun, Celtic berhasil membalas kekalahan tersebut dengan skor 4-3 di Glasgow.

Karena itulah tak ada alasan untuk merendahkan siapapun lawan yang akan Juventus hadapi, karena setiap tim akan menjadi lain saat berlaga di UCL! Semua pertandingan adalah drama. Tapi semua pertandingan yang dilakukan oleh Juve lebih dari sekedar drama!

Pastinya harapan terbaik selalu saya panjatkan untuk kemenangan La Vecchia Signora. Harus tetap merendahkan hati tanpa menutupi potensi! Just posstive thinking… ๐Ÿ™‚

FORZA JUVENTUS per sempre sara!

Hasil Drawing 16 Besar UCL 2012-2013

Hasil Drawing 16 Besar UCL 2012-2013 (captured by: supersoccer.co.id)

Bedah 5 cm The Movie

Hampir semua penikmat movie mengatakan bahwa 5 cm adalah film yang keren. The best Indonesian movie ever. Sangar dan lain sebagainya.

Lalu sebagian lagi mengatakan lumayan atau biasa aja…. bahkan ada pula yang tidak puas.

Adik saya bahkan dengan menggebu-gebunya mengtakan bahwa cerita akan ‘kehangatan’ Semeru yang ditangkapnya di buku sama sekali tak terlihat di film. Dia juga mengatakan betapa anehnya film tersebut karena tak satupun pendaki membawa air dari perjalanan arcapada menuhu Mahameru…… hahahahahahaha…. memang iya… dari enam pemain utamanya tersebut, tak ada satupun yang membawa air minum. Semuanya hanya membawa diri dengan kostum daki yang lengkap. Layaknya hendak melakukan perjalanan dari sebuah villa menuju puncak Bromo untuk melihat sunrise :). Tidak ada pula cerita dimana mereka harus bertemu pendaki lain selama di perjalanan. Seakan-akan jalur pendakian itu adalah milik mereka. Padahal tak ada cerita dimana Semeru sepi dari pendaki, terlebih pada tanggal 14-17 Agustus.ย  Tidak ada pula adegan dimana mereka harus bertemu dengan ‘pendaki hantu’ seperti dalam buku. Intinya adalah adik saya tidak menyukai bagaimana si film menggambarkan suasana Semeru.

Tapi…kisah 5 cm bukanlah Semeru, itulah yang harus dimengerti oleh para pendaki yang mungkin mencibir bagaimana film ini menggambarkan Semeru. Di 5 cm Semeru hanyalah salah satu latar yang secara kebetulan menjadi magnet untuk menarik minat penonton. Inti dari 5 cm sendiri (bagi saya) adalah bagaimana sebuah mimpi dan cita-cita itu harus diperjuangkan. Persahabatan tanpa mengusik prinsip masing-masing individu juga menjadi salah satu maksud dari cerita karya Donny Dirgantara ini. Dan tak lupa kisah cinta yang juga muncul diantara mereka. Intinya adalah perjalanan mimpi (termasuk cinta) dari mereka yang bersahabat.

Cerita yang menurut saya sederhana, tapi cerdas. Simple but smart!

Tapi tetap yaa..sebagai penikmat novelnya… saya merasa agak kurang sreg dengan ending ceritanya… masa iya Genta naksir Adinda?? Selepas menonton filmnya saya langsung membedah novel 5 cm… mencari-cari bab yang menceritakan seorang Genta jatuh cinta pad Adinda yang kemudian mereka menikah dan hidup bahagia… Dan hasilnya NIHIL!!!! Fiuuhhh…untungnya adegan naksir-naksiran ini hanya berlangsung tak kurang dari 3 menit. hanya sekedar saling tatap dan Fedi Nuril yang bengong..

Celah kedua yang menurut saya absurd sekali adalah ketika 5 orang ini bertemu untuk pertama kalinya setelah 3 bulan tidak saling berkomunikasi. Adegan dimana Ian datang terlambat dan nyaris tertinggal kereta Matramaja yang akan membawa mereka ke Malang. Si Ian lari-lari untuk masuk ke pintu kereta di gerbong depan dan lima orang lainnya bersorak menyemangati Ian.. Dua dari jendela, dua di pintu gerbong dan seorang menunggu di luar pintu yang juga ikutan lari supaya posisinya sejajar dengan pintu gerbong…. Padahal yaaa… Ian itu sejajar dengan pintu belakang gerbong keretanya, dan itu bukan gerbong kereta terakhir… Kenapa capek-capek lari ngejar pintu di depan kalau dia sejajar dengan pintu belakang? Langsung loncat aja lewat pintu belakang kan bisa? Yang penting kan udah di atas kereta dulu?!! Konyol ๐Ÿ™‚

Yaahh…namanya juga film…

Overall…5 cm tetaplah salah satu cerita terbaik yang dipaparkan oleh anak bangsa ๐Ÿ™‚

Untung Punya Otak Buatan Tuhan!

Bersyukur sekali karena otak adalah ciptaanNya… Dan meskipun tidak 100% sehat, saya masih bisa memaksimalkan kinerja otak ini. Masih bisa membuatnya bekerja. Tidak bisa dibayangkan bagaimana ceritanya jika otak ini adalah buatan manusia. Mungkin… saya harus mereparasinya setiap hari. Harus dibor sana sini. Harus dikencengin bautnya karena terlalu kendor. Harus di las. Harus dipilok…

Hiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii

Dan karena otak itu buatan Tuhanlah saya bisa mengarang-ngarang cerita. Ternyata ya…ilmu pengetahuan sosial itu jauuuuuuuuuuuuuhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh leeeeeeeeeeeeeeeebiiiiiiiiiiiihhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh sulit daripada ilmu alam. Saya memang kesulitas ketika harus menhafal tata nama yang sudah ditentukan Linnaeus… sangat sulit pula mencerna setiap rumusan Algebra… Apalagi memahami caranya air yang harus dituliskan dengan H2O. Itu susah.

Tapi lebih susah lagi ketika saya harus menuturkan kebijakan-kebijakan undang-undang… menjabarkan apa itu jaminan fidusia yang kemudian saya tahu sebagai jaminan kepercayaan. Mengartikan balanced scorecard juga tidak mudah.. Dan terakhir harus memahami fenomena Samudera Biru Vs Samudera Merah…..

“APA ITU” adalah fikiran pertama yang muncul ketika menghadapi masalah-masalah sosial tersebut untuk pertama kalinya.

Tapi karena “APA ITU” pula serta otak buatan Tuhan yang luar biasa, saya jadi tahu bahwa berkecimpung di dunia sosial itu tidak semudah menyelesaikan persamaan linier… tidak segampang menentukan sistematika suatu spesies… tidak pula sesederhana mereaksikan dua senyawa kimia. Lebih dari sekedar jenius untuk bisa menngerti ilmu sosial.

Jadi, kenapa masih harus ada cibiran terhadap ilmu sosial? karena medali emas tak melulu dari Olimpiade matematika..Karena otak kita tidak diciptakan hanya untuk mengerti teorema.

Justice!!

Satu-persatu keadilan itu muncul.

Bukan Juventus yang meminta dilakukan investigasi stadion sebelum pertandingan. Bukan Juventus pula yang kerap kali melancarkan tuduhan tidak baik kepada suatu club. Dan pada kenyataannya, mereka yang memaksa melakukan investigasi stadion Juventus Area sebelum pertandingan, sebagai antisipasi adanya lorong rahasia yang bsia membuat Antonio Conte bisa menuju kamar ganti pemain tanpa diketahui pengawas FIGC. Funny…Bukan pula Juventini yang bersikap vandalis dengan merusak fasilitas stadion. Bukan Juventus juga yang memboikot jalannya pemberian medali ketika tidak memenangi suatu ajang kompetisi.

Alih-alih mendapatkan hasil atas segala tuduhan yang diarahkan pada La Vecchia Signora, Napoli mendapatkan pengurangan 2 poin sebagai akibat pengaturan skor yang terjadi di dua musim lalu, musim dimana Antonio Conte juga menjadi ‘terdakwa’ atas sesuatu yang tidak salah.

Sekarang… Juventus berada di puncak klasemen, sedangkan Napoli harus puas di posisi ke 5, terpaut poin dari Juve.

Thats called justice!!

Klasemen Serie A  (12/13) Hingga Pekan 17. Juventus still Capolista :D

Klasemen Serie A (12/13) Hingga Pekan 17. Juventus still Capolista ๐Ÿ˜€

Semoga Keadilan Lainnya Segera Menyusul!!

Semoga Keadilan Lainnya Segera Menyusul!!

Antara Hujan dengan Mentari & Aku dengan Kamu

Ketika hujan berebut singgahsana dengan mentari…

Yang ada adalah pelangi…

Saat aku berdebat dengan mu…

yang muncul hanya perih…

Kenapa aku tak bisa menjadi hujan saja?

Ketika harus membasahi maka basahlah seisi Bumi

Kenapa pula kau bukan mentari?

Memancarkan cahaya dan panas bagi setiap ciptaan Ilahi…

Bukankah hujan dan mentari begitu berbeda?

Tapi mengapa hanya mereka yang mampu menciptakan tawa?

Dan bukankah pelangi itu sesuatu yang indah yang tercipta dari sesuatu yang berbeda?

Bila pertikaian antara hujan dengan mentari saja bisa ciptakan pelangi, mengapa kita tidak?

Bila gelutan antara hujan dengan mentari saja bisa hadirkan warna indahnya mejikuhibiniu, mengapa kita tidak?

Karena sesungguhnya perbedaan itu adalah keindahan hanya bila kita mau menciptanya

Semoga hujan dan mentari tetap bisa mencipta pelangi