Ibra Back, Never!!!!


Sebuah rumor mengenai kembalinya seoarang Zlatan Ibrahimovic ke Turin. Jika melihat bagaimana hebatnya pemain keturunan Serbia-Swedia ini, saya tentu saja berharap bahwa rumor itu bisa menjadi wacana yang kemudian berwujud realita. Ya, Ibra memang hebat. Magic-nya selalu memberikan tuah juara liga pada club yang dibelanya. Club mana yang tidak mau mendapatkan tandatangan seorang Ibrahimovic?

Tapi, rasa sakit yang saya alami di 7 tahun silam tidaklah bisa luluh oleh sihir apapun yang dimiliki Ibra. NOPE! Tidak ada lagi simpati untuk Ibrahimovic!

Saya menaruh kekaguman besar kala Ibra menjadi salah satu punggawa The Old Lady di bawah asuhan Fabio Capello. Didatangkan dari Ajax Amsterdam, Ibrahimovic muncul sebagai superstar yang kemudian menjadi rebutan berbagai club raksasa di liga-liga elit dunia. Saat itu Ibra menegaskan bahwa ia tak akan pernah berfikiran akan club lain. Saking terharunya dengan komitmen yang dinyatakannya, saya tersihir dengan mengukirkan nama Zlatan Ibrahimovic di setiap Buku Pelajaran sekolah. Nama Ibra bersanding manis dengan nama Alessandro Del Piero. Sebuah apresiasi yang saya lakukan untuk pemberi gelar scudetto di musim 2004-2005 & 2005-2006.

Lalu ketika The Old Lady harus terjebak sebuah kasus murahan calciopoli, dengan santainya ia pergi dari Turin untuk menandatangani kontrak dengan si pencuri gelar La Vecchia Signora! DAMN IT!!! Sihir Ibra terhadap saya pudar seketika. Jijik rasanya ketika saya mengingat betapa saya menjadikan pemain ini sebagai salah satu kebanggaan. Merasa bodoh karena saya sampai hafal tempat dan tanggal lahirnya,bahkan sampai sekarangpun saya masih ingat bahwa Ibra dilahirkan di Malmo, Swedia pada 3 Oktober 1981!!! Bahkan saya ingin salah satu ponakan saya bernama Ibrahim saking sukanya pada Ibra dan kemudian saya punya ponakan bernama Ibrahim.

Shit!! 😦

Ya…Ibra memang bintang lapangan hijau. Ibra memang pemain hebat. Tapi Ibra tak punya DNA Juventus!!! Untuk benar-benar menjadi pasukan The Old Lady, syarat utama adalah Loyalitas. Syarat yang telah dilanggar oleh seorang pemain bintang bernama Zlatan Ibrahimovic. Tidak loyal, tidak setia, pergi ke club musuh pula! Tak ada yang lebih menjijikkan daripada seorang penghianat!

Kepindahan pemain dari satu club ke club lain memang sudah biasa, tapi perkara kepindahan Ibra tak termasuk dalam kategori biasa itu!

Sekarang, saat rumor menggemborkan bagaimana pihak club berminat membawa Ibrahimovic ke Juventus Stadium saya hanya berharap itu hanya sebuah rumor. Tak usah jadi nyata! Seperti kata salah satu pemilik juventus “Ibrahimovic adalah masa lalu”. Mengapa harus mengulang masa lalu yang buruk jika Juventus memiliki masa depan yang lebih gemilang?

Satu lagi, Ibrahiomovic sudah tidak belia! Buat apa memanggilnya kembali? Kenapa club tak fokus saja mencari pemain bintang yang usianya masih belia,tetapi bertalenta?! Bukankah sudah ada Llorente yang siap bergabung musim depan? Kenapa Juventus tidak sekalian meminta Lionel Messi saja yang merumput di Turin??! Lebih jelas topnya daripada Ibra si penghianat itu. Lebih baik lagi memanggil Del Piero ke Turin daripada harus melihat penghiatan berbalut jersey Bianconerri! Loyalitas Alex pada The Old Lady  jauh melebihi janji setia Ibra.

Kalau ada yang mengatakan “Memangnya Ibra mau balik ke Juve? Kok Sewot amat!”, ihhhh…..masa bodoh! Namanya juga menanggapi rumor yang belum pasti dan rumor tersebut bukan sesuatu yang baik!

Dear Ibra…. We are never ever getting back together!!!!!!!!!

Dear Mr President, Ibra was a good player in  our club. We don’t need that man right now!!!

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s