Schedule 2013-2014 of Serie A

Musim 2013-2014 serie A resmi dijadwalkan. Belum ada rincian jadwal pertandingan sepanjang musim, tetapi sudah ditentukan jadwal start, finish, serta libur pertandingan plus beberapa pertandingan di tengah pekan.

  • Start : 25 Agustus 2013
  • Finish: 18 Mei 2014
  • Libur: 8 September 2013, 13 Oktober 2013, & 17 November 2013 (libur karena pemain-pemain harus membela TimNas) plus libur Natal pada 29 Desember 2013
  • Beberapa pertandingan tengah pekan akan dilangsungkan pada: 25 September 2013, 30 Oktober 2013, 26 Maret 2014

Semoga jadwal yang telah tersusun tersebut bisa berjalan lancar & memberikan hasil maksimal bagi The Old Lady.Β 

Possitive thinking untuk scudetto ke 32!! FIGHTING!!!

You Can, Sist!!!

Rabu 26 Juni 2013

Sengaja saya korbankan waktu kerja setengah hari di hari ini. Tujuannya adalah ikut mempersiapkan seminar proposal Tugas Akhir adik. Alhamdulillah…tak perlu waktu lama untuk mempresentasikan draft proposal Tugas Akhirnya di hadapan para dosennya. Hanya butuh waktu dua bulan sejak dia memulai penggarapan naskah proposalnya untuk membuat naskah tersebut disetujui dan lanjut ke tahapan penelitian.

Waktu seminarnya adalah pukul 11.00 WIB.

Dan sama halnya dengan acara seminar proposal saya di jaman lalu, seminarnya juga menggunakan suguhan pangan bagi dosen penguji (kalau di kampus adik saya namanya dosen pembahas) dan juga penonton seminar.

Jadi, sama juga seperti seminar saya, ada berbagai sie yang ikut berperan dalam seminar proposal adek saya kali ini. Saya sendiri, selain ikut andil sebagai sie pembuat naskah juga beraksi dalam penyedia konsumsi, baik untuk dosen maupun untuk teman-teman penonton seminar.

Perbedaan yang signifikan antara seminar saya dan adik saya adalah kami berdua! Iya!

Dulu ketika saya seminar proposal, saya sudah stay di ruang seminar lengkap dengan laptop & LCD proyektor & konsumsinya dua jam sebelum seminar di mulai. Penonton seminar juga telah rapi menduduki kursinya satu jam sebelum seminar. Sementara kemarin, saat saya sudah bersiap di kampusnya pada pukul 09.30, adik saya masih entah berada di mana. Ruang seminarnya masih kosong. Sama sekali tak ada tanda-tanda akan dilangsungkan seminar proposal.

Saat jam sudah menunjukkan pukul 11.00 pun belum ada tanda-tanda kedatangan dosen pembahas. Adik saya yang baru tiba di TKP setengah jam sebelum jam seminarnya (yang seharusnya) juga tidak menampakkan kegalauan. Saat saya tanya, “dosenmu mana ini sudah jam sebelas loh?”; jawabannya hanya, “nanti juga datang. Paling dimulainya terlambat”.Baiklah…. kami memang tak sama. Kalau saya yang berada di posisinya… saat tak satupun dosen datang ke ruang seminar 20 menit sebelum waktu dimulainya acara seminar, maka saya tidak akan tinggal diam. Mencari-cari dosen tersebut keruangannya. Menelpon dan mengirim SMS. Adik saya? Dia hanya melongok-longokkan kepala di depan ruang seminar lalu berkata “Berisik” saat saya menyuruhnya untuk mencari dosen-dosen pembahasanya di ruangan mereka masing-masing. Ahhh… iyaaaa…mungkin saya memang hanya sebagai ‘polutan suara’ baginya. Saya terlalu mencemaskan hal sebenarnya tidak berdampak signifikan pada kehidupan pribadi saya.

Lalu akhirnya…para pembahas itu memasuki ruang seminar tepat pukul 11.20 WIB.

Setelah mengucpkan “good luck” pada si adek, saya segera meninggalkan kampusnya. Bergegas menuju kantor karena saya sudah terlambat satu jam dari ijin terlambat yang saya ajukan di hari sebelumnya.

Satu setengah jam kemudian, saya mendapatkan kabar bahwa adik saya lulus seminar proposal πŸ™‚ Syukurlah… Paling tidak, tidak usah ganti judul dan mengulang seminar. Hanya satu masalah yang dipersoalkannya, dia mengatakan bahwa dua dosen pembahasnya bertanya

“Apa kamu benar-benar sanggup menyelesaikan penelitian ini? Penelitianmu ini sukar sekali loh… Ini sudah setingkat dengan penelitian disertasi”

HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA…….

Lanjutkan saja, sist…. It’s just a simple research!!! You can do it, sista!!

Bismillah saja πŸ™‚

Sugeng Rawuh Ingkang Turin, Tevez!

Selamat datang di Turin, Carlos Tevez.

Tak ada kabar angin kencang yang dahsyat, tiba-tiba saja pemain asal Argentina ini menjadi punggawa anyar The Old Lady. Dengan banderol 9 juta euro, Carlos Alberto Tevez akan mengenakan nomor punggung 10 yang dalam satu musim terakhir tak terpakai. Nomor punggung peninggalan Alessandro Delpiero.Β  So surprise karena ternyata Tevez lah si pewaris nomor punggung istimewa tersebut.

Pemain dengan nama asli Carlos Alberto Martinez ini akan menjadi punggawa Bianconerri hingga 30 Juni 2016. Ada sedikit ketidakrelaan ketika mengetahui Nomor 10 menjadi milik mantan striker Manchester Biru ini, karena nomor 10 itu hanya untuk pemain yang benar-benar memiliki DNA Juventus. Loyal, Setia, dan Pantang Menyerah.

Tevez? Belum teruji sepenuhnya memiliki DNA tersebut. Tapi… bukankah kemauan Tevez untuk menjadi skuad Juventus dengan gaji yang hanya 5,5 juta euro per musim adalah bentuk awal dari loyalitas? Kalau tidak, kenapa Tevez mau pergi dari Ehtihad Stadium yang bisa menggajinya sebesar 10 juta euro per musim? So, just lets see…. Semoga pemain berdarah Argentina ini mampu membawa The Old lady ke puncak prestasi tertingginya.

Pertahankan scudetto untuk yang ketigakalinya secara beruntun, lalu mencapai puncak tertinggi di kompetisi Eropa!!

Target musim depan harus itu, bukan? Scudetto ke 32 dan Juara Liga Champions!!!

Bismillah saja… Positif thinking bahwa kedatangan Tevez akan semakin memudahkan pasukan La Vecchia Signora melesakkan gol ke gawang lawan untuk sebuah hasil kemenangan.

Dengan benteng-benteng pertahanan yang kokoh, pemain tengah yang kreatif, dan penyerang yang tajam… Musim depan adalah waktunya untuk benar-benar menggertak Eropa!!

Benvenuto, Carlitos!! Welcome in my best club πŸ™‚

Use It Well, Carlitos!

Use It Well, Carlitos!

Antara Aksi & Reaksi

Aksi dan Reaksi

Karena ada aksi maka akan menucul reaksi

Reaksi tersebut akan kembali memunculkan aksi

Lalu akan muncul reaksi lain

Selanjutnya muncul aksi kembali

Dan reaksi baru akan muncul

Dan lagi, akan ada aksi…

Terus seperti itu…

Aksi dan reaksi

Kalau tak ingin ada memunculkan reaksi, berhentilah beraksi.. Dan tak perlu bereaksi ketika ada aksi

Diam saja.

By meirina Posted in Poetry

Ironi

Ketika semuanya berbenturan dengan prinsip, itulah ironi

Ketika kenyataan tak sama dengan pemikiran, itulah ironi

Ketika kewajiban berkebalikan dengan keyakinan, itulah ironi

Ketika kesalahan harus menjadi kebiasaaan, itulah ironi

Ketika kebenaran menjadi sebuah minoritas, itulah ironi

Ketika tidak ada lagi asa pada bangsa yang kaya, itulah ironi

By meirina Posted in Poetry

Belum Jodoh, Mungkin.

Di sebuah percakapan dengan kakak tertua, tiba-tiba dia berkata;

Jodoh itu di tangan Allah, Mei.Kalau bukan jodoh ya gak akan mungkin diketemukan. Saling suka tapi bukan jodoh, gak akan pernah jadi sama-sama. Mau pacaran berapa lama tapi bukan jodoh, ya gak akan jadi siapa-siapa mu. Saling suka tapi ditinggal nikah, ya bukan jodohmu. Suka…pacaran…itu cuma nafsu manusia. Kalau memang niat untuk serius, ya di istighoroi. Percaya deh, Jodoh itu sudah diatur sama Allah. Gak usah galau. Sedih juga nafsu manusia, nanti juga hilang sendiri. Kamu juga masih suka main-main, kan“.

Dan saya hanya bisa tersenyum dan membatin, “mungkin memang belum jodoh”.

Kakak saya memang hebat… padahal saya tidak bercerita apa-apa, tetapi dia seakan-akan bisa mengetahui apa yang sedang dialami adiknya ini. Ah..you’re really my best, sist πŸ™‚

Sehatnya Jantungku

Ya Allah…

Terimakasih karena menganugrahkan jantung yangsehat pada saya.

Sungguh…kalau bukan kerena ciptaanMu, jantung ini tak akan mampu berdetak dan berdebar-debar sekencang ini.

Dengan jantung sekuat ini, atraksi heboh yang dilakukan si dedek tidak mungkin dapat saya terima dalam keadaan sehat walafiat.

Dengan jantung sekuat ini, semua tingkah ajaib di dedek itu bisa saya nikmati walaupun dengan tambahan bumbu kesal

Ya Allah…

Entah sampai kapan jantung bertahan sehat

Saya tidak minta lebih..

Hanya minta kekuatan…

what doesn’t kill me, just make me stronger…. Thats All.

Berkumpul Bersama Juventini

Musim kompetisi memang sudah berakhir. Juara juga sudah dimenangi Juventus sejak bulan lalu. Namum aktivitas teman-teman Juventini tetap berjalan. Nonton bareng memang staop, tapi… Gathering, iya… Sparing futsal juga masih, dan banyak even yang masih akan berlangsung hingga musim kompetisi serie A kembali bergulir pada Agustus nanti.Β 

Hari ini, hanya even sederhana… dugem (red: duduk gembira) bareng teman-teman Juventini di warung ‘Mie Akhirat’ yang letaknya di kawasan Taman Bungkul, Surabaya pastinya.

Just sparing time with another Juventini. Eating, laughing, just having fun… take a piture (more) of course πŸ˜›

w/ Juvedonna

w/ Juvedonna

Dapat Stiker dari Mas Hadi, Senior Adek Saya yang Masih bercinTA dengan Skripsinya. Fighting, Bro!!! :D

Dapat Stiker dari Mas Hadi, Senior Adek Saya yang Masih bercinTA dengan Skripsinya. Fighting, Bro!!! πŸ˜€

Ketua JCI Chapter Surabaya, & entah siapa yang katanya berasal dari Jakarta, & Mas Hadi yang Sedang Memegang Syal Khusus Member. Syal tidak diperjualbelikan.

Ketua JCI Chapter Surabaya, & entah siapa yang katanya berasal dari Jakarta, & Mas Hadi yang Sedang Memegang Syal Khusus Member. Syal tidak diperjualbelikan.

Sekretaris JCI Chapter Surabaya (Kacamata) & KaDiv Futsal (dengan sebiji rokok di mulutnya)

Sekretaris JCI Chapter Surabaya (Kacamata) & KaDiv Futsal (dengan sebiji rokok di mulutnya)

Ketua HeroesFamiglia; Punggawa Pelantun Cori di Setiap Pertandingan.

(Kiri) Ketua Heroes Famiglia; Punggawa Pelantun Cori di Setiap Pertandingan.

We are Supporters, Not a Cheerleaders!! :D

We are Supporters, Not a Cheerleaders!! πŸ˜€

Soal-Soal yang Tak Perlu Dipersoalkan

Mari kita bicara soal ahlak. Mari kita bicara soal moral. Mari kita bicara soal keyakinan. Mari kita bicara soal taat. Mari kita bicara soal kebenaran. Mari kita bicara soal kedewasaan. Mari bicara soal keterbuikaan? Mari bicara soal apapun yang ingin kalian persoalkan.

Tapi… apakah kalian yakin kalian punya ahlak? Apakah kalian yakin akan moral kalian? Apakah kalian telah taat? Apakah kalian telah benar? Apakah kalian telah merasa dewasa? Apakah kalian telah benar-benar terbuka?

Kenapa tidak bercermin terlebih dahulu sebelum mengajak untuk membicarakan persoalan-persoalan itu?

Dan saat soal-soal tersebut tak bisa kalian bicarakan, apakah menertawakan lawan bicara di belakang punggungnya adalah satu-satunya kemampuan yang bisa kalian lakukan? Bagaimana dengan norma agama yang kalian orasikan? Apa itu hanya sekedar kata-kata peramai yang tak punya makna?

Benar kata orang… dunia benar-benar sedang menunggu ajalnya….

Saat ini kecepatan mulut lelaki lebih cepat daripada kecepatan mulut wanita yang kecepatannya lebih cepat daripada kecepatan cahaya

Mengapa kalian tak dengarkan saja lagu Manusia Setengah Dewa karya Iwan Fals?

Masalah Moral, Masalah Ahlak…Biar Kami Cari Sendiri

Urus saja moralmu Urus saja ahlakmu!!!

Maka hidup tidak akan berpolemik seperti yang kalian nyatakan. Berhentilah membuat soal jika kalian tak punya kompetensi untuk menjawabnya.