Dear Kawanku


Dia itu salah satu kawan

Agak berbeda dengan sejenisnya

Bukannya tidak normal, melainkan hanya tidak sama

Dan tidak sama itu bukan sesuatu yang salah bukan?

Bukankah Indonesia itu memiliki banyak sekali perbedaan? Ingatlah Bhinneka Tunggal Ika

Iya, kawanku yang berbeda itu bukanlah virus yang harus dibunuh dengan vaksin

Sama halnya dengan sejenisnya yang mayoritas… kawanku juga ciptaanNya

Sama-sama manusia dengan segala hak asasinya

Tahukah kamu… kawanku yang berbeda itu bukan penjahat

Banyak sekali cerita yang dia tuturkan padaku

Iya, hampir setiap malam pesan singkatnya selalu ada dalam kotak surat ponselku

Isinya…mulai perbincangan tanpa arah hingga pertanyaannya yang berkaitan dengan makna dari kehidupan

Lalu kemudian… suatu malam, pesan singkatnya padaku tak seperti biasanya

Pertanyaan yang menurutku melewati garis batas area perkawanan kami

Tapi aku tidak marah atas tuduhan tersiratnya padaku itu

Aku tidak marah atas dobrakan dirinya pada ruang khususku

Aku hanya sedikit bersikap dengan tidak menegurnya selama satu hari penuh

Tapi kemudian, pesan singkatnya padaku di tiap malam terhenti

Tak ada satupun percakapan diantara kami

Lalu dia menuliskan sebuah kalimat di sebuah aplikasi ponsel pintarnya yang intinya adalah kecewa

Ahhh… kecewa

Mungkin, dia kecewa pada ku

Mungkin saja

Dear kawanku yang berbeda… maaf jika rasa kecewa itu memang tertuju padaku

Maaf jika ternyata pribadiku ini tak sesuai dengan ekspektasimu

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s