Panggilan Dari Murid

Sebagian besar panggilan untuk sosok yang tugasnya mengajar siswa adalah Ibu atau bapak…. Pak atau bu… Itu formal…

Tetapi ada pula beberapa panggilan yang lebih santai, seperti mbak atau mas.. atau miss atau kakak…

Saya sendiri pernah dipanggil ‘Bu’ atau ‘Ibu pada beberapa kesempatan mengisi kelas. Dan lebih sering disapa ‘Mbak’ dan ‘Kakak’ oleh sebagian besar siswa.

Namun baru pertama kalinya saya di panggil ‘Tante” oleh seorang siswa kelas 1 SMP yang berusia 10 tahun -_-

Oke… I’m sure that i’m an aunt. I has a half dozen nieces (and nephew). Tapi wajarkah seorang pengajar disapa ‘tante’ oleh anak didiknya??

Ketika saya menanyakan alasan pada si murid tentang panggilannya kepada saya, dia menjawab bahwa saya mirip tantenya di rumah 😀

Setelahnya dia memanggil saya dengan “miss”.

Sebutan-sebutan itu berlaku jika siswa berada di hadapan pengajarnya.

Lain lagi jika mereka membicarakan pengajar di luar jangkauan pendengaran pengajar.

Ada saja sebutan mereka…

Saya sempat mendengar siswa menyebut tentornya dengan “Bu Pendek”

Atau “Bapak Jomblo”

Dan yang lebih sering adalah menyebut pengajar sesuai dengan Mapel yang diajarkan.

Saya sendiri pernah mendengar sebagai beberapa siswa mendiskusikan saya dengan sebutan “guru gila” , “mbak gaul”, dan “miss amoeba”  -_- dikira saya bisa membelah diri…

Yang jelas, sapaan-sapaan tersebut adalah salah satu simbiosis antara siswa dan pengajar. Entah itu yang bersifat positif mauun negatif.

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….