Dear All

Dear Dad… I wanna kill you

Dear Mom.. if I can…. I wanna kill you

Dear Sister… I wanna kill you

Dear Brother… I wanna kill you

Dear Friends… I wanna kill you

Dear My Life… I like you…. Thanks for teach me about yours

Dear God… I’m nothing without You.

Advertisements

Kalau Kau Berani

Lawanlah aku kalau Kau memang berani….Namun jadilah lawan di hadapanku supaya aku tahu harus mengeluarkan jurus apa

Tantanglah aku kalau memang kau mau…… Namun jadilah penantang di hadapanku supaya aku tahu hanrus melawanku dengan bagaimana

Jatuhkanlah aku jika kau memang mampu…. Namun lakukanlah semua itu di depanku supaya aku bisa segera berdiri untuk melawanmu

Tikam aku jika itu memang membuatmu puas, Namun jangan lakukan di belakangku karena aku tak akan bisa tahu dengan apa tikamanmu

Kalau memang berani…. bicaralah di depanku

Kalau memang berani…. mari bertarung secara elegan

Kalau memang berani…. arahkan saja busur panahmu padaku…. bidikkan anak panahnya saat aku menatatpmu

Percayalah….aku jauh lebih suka bertarung secara terang-terangan, daripada harus mendengar bisikan setan yang membelakuangiku

Bagaimana Kabarnya, Tuhan?

 

Dear God,

Bagaimana kabar Mami di sana? Apakah Kau menempatkanNya di sampingMu? Dua minggu sudah ia berada di dekatMu karena itulah aku tak tahu apa yang dirasakannya saat ini. Aku tak tahu apa yang dilakukannya. Aku tak tahu apa yang tengah dipikirkannya. Tapi aku harap, sedang apa dan dimanapun ia, tak ada lagi rasa sakit yang Kau beri untuknya.

Kalau Kau sedang bersamanya, bisakah Kau menyampaikan salamku untuknya? Tolong sampaikan bahwa aku sangat mencintainya, Tuhan. Sampaikan padanya bahwa aku merindukannya. Aku merindukan Mami, tapi aku tidak meratapi ketidakadaannya di sini. Jadi sampaikan saja bahwa aku merindukannya.

Kalau Kau sedang bersamanya, katakan padanya bahwa aku tetap akan menjaga semangat untuk mimpi yang pernah kami buat. Katakan padanya bahwa aku masih ingin meraih mimpi itu, Tuhan. Mami tidak perlu menghawatirkanku karena aku baik-baik saja. Tak perlu mencemaskan dengan siapa aku hidup karena aku yakin bahwa Kau menempatkanku diantara mereka yang mencipratkan warna-warni di setiap langkahku.

Kalau Kau sedang bersamanya, sampaikan pada Mami untuk tetap percaya padaku. Tetap memercayai setiap pilihanku. Yang aku butuhkan bukan ada atau tidaknya dia, melainkan kepercayaannya kepadaku. Seandainya ia masih bisa berdoa dan memohon kepadaMu, aku harap salah satu doanya untuk kebaikanku..begitu pula dengan harapannya.

Kalau Kau sedang bersamanya, jagalah ia selalu. Jangan lagi kau membuatnya meratap, Tuhan. Dan sekali lagi, sampaikan salam sayangku untuknya…. 🙂

 

Hanya Sekedar Rindu

Dear God…

Aku merindukan dia yang dulu…Sangat

Merindukan segala caci makinya

Merindukan kecerewetannya

Merindukan suruhannya supaya aku begini dan begitu

Merindukan kelincahannya menghadapi peralatan dapur

Merindukan sapaan paginya

Bahkan merindukan ia yang tak berhenti mengatakan betapa kakunya diriku sebagai makhluk sosial

Hanya rindu, Tuhan… Hanya rindu

Tak pernah sekalipun aku berfikiran untuk kembali ke masa lampau

Tak pernah hendak mengarungi masa itu lagi

Karena aku tahu bahwa hidup yang Kau beri benar-benar sangat berharga dan terlalu percuma untuk ditangisi

Aku hanya rindu, Tuhan…

Hanya sekedar rindu…itu saja…

Mission Failled

Dear God….

Kenapa saya tak diijinkan berbohong padanya? Percuma dong saya menggebu-gebu menjabarkan alasan palsu, tapi tak sampai sehari semuanya terbongkar. Haduh… Kalau tahu begini, tak perlulah saya bertingkah konyol dengan bersikap sedikit tak baik padanya… Seolah-olah saya memang Malin Kundang… Hiiii… You know that I’m Not!!!

Mungkin sekarang ia tengah menertawakan kegagalan saya untuk membohonginya. Mungkin sekarang ia tersenyum geli saat mengingat sikap palsu yang saya tunjukkan kemarin. Dan mungkin sekarang ia tengah menyebarluaskan pada seluruh kenalan betapa tak pandainya saya mengelabuinya.

Tapi saya tahu bahwa dia pun tersenyum bahagia atas alasan saya membohonginya…

Please, God…. Lain kali biarkan saya membohonginya tanpa ia tahu….. Pleaseeeeeeeeeeeeeeeee….