Setelah Final

Salah satu cara menghilangkan euforia final dini hari tadi adalah menghabiskan waktu ke pusat perbelanjaan bersama sang Pangeran. Dan yaa… sama seperti dugaan kami, sepanjang perjalanan banyak sosok berbaju Barca. Mulai dari lapangan parkir hingga bagian dalam pusat perbelanjaan. Mulai dari perjalanan pergi, hingga perjalanan pulang.

Kami adalah satu-satunya sosok manusia yang mengenakan atribut Bianconerri.

Banyak sekali lirikan yang mereka arahkan ketika bersisipan dengan kami. Bahkan ada pasangan yang terang-terangan tertawa cengengesan ketika mereka melintasi kami.

Mungkin mereka pikir kami gila… Ada pula seorang wanita yang berbisik cukup keras pada pasangannya;

“Tadi dia kalah kan? Masih make bajunya, gak malu ya”

Hihihihihihi… dasar mbak-mbak…. Kalau kalah, terus harus berhenti mendukung tim kesayangan? Harus membuang semua kostum yang berhubungan dengan Juve?

Kami ini cinta dengan sepenuh jiwa & raga… mau menang, mau kalah, mau seri… Juventus tetap di hati.

Belajarlah untuk setia, mbak…. Musim depan, Juventus bisa lebih baik dari ini. Semoga club kita bisa kembali bersua di Final UCL musim depan (kalo si mbak masih jadi angel buat club Catalunya). Sampai ketemu di San Meazza (Bingung nyebut stadion duo Milan…San Siro atau Giuseppe Meazza) 2015 mendatang. AMIN…