Menjajaki Tanjakan Galau

Bersiap mendaki Tanjakan Cinta

Dengan sekuat hati hendak menjajal mitos Tanjakan Cinta. Namun apa daya yang ada saya menjadi Galau lantaran satu-satunya hal yang saya fikirkan saat itu adalah air. HAUSS >.< Oh Rupiah, maaf karena saya tak bisa terlalu fokus memikirkanmu ketika menapakkan kaki di Tanjakan Cinta itu.

Ranu Kumbolo dari Puncak Tanjakan Galau

Para Penggontai Semeru yang dikerjain Tanjakan Cinta… Capeeekkk ya, neng 🙂

Nongkrong Jongkok di atas Puncak Tanjakan Cinta…Menunggu 4 kawan yang masih kelelahan 🙂

Hj Kemplo, memikirkan bagaimana caranya mengumpulkan tenaga untuk menuruni Tanjakan Galau 🙂

Saya Sedang Galau

Ya Allah….

Bingung…

Senang…

Bingung…

Senang….

Terus, apa yang harus Saya lakukan Tuhan???

Apa harus berbohong lagi untuk sesuatu yang sebenarnya belum pasti?

Apa keberuntungan itu masih berpihak pada saya jika kali ini saya melakukan hal yang sama??

Duhhh….. kenapa pula saya harus meneladani Becky Bloomwood di waktu itu??

Gusti…. Apa yang harus saya lakukan??

Saya sedang galau 😦

Image

Potret Galau —> Edisi Buku TA

Salah satu ekspresi langka dari seorang NCD 🙂

Dewi Juga Mau Belajar, kok!!! 🙂

Facebooker yang sedang GALAU dengan naskah TA nya

Seorang Indrawan pun terjerat tragedi Tugas Akhir 😉

ekspresi campur aduk.. Antara mangkel-capek-kesel-bingung-degdegkan-pengenNgaplok 🙂

Alternatif Lain Saat Menunggu Kepastian Nasib Buku TA ---> TURU 🙂

Dua Orang yang Tak Tahu Menahu dengan musibah Buku TA pun ikut-ikutan GALAU

Menunggu Kepastian Dan Kejelasan Nasib Buku TA

 

P.S: Semoga saja ekspresi GALAU itu benar-benar berujung pada angka 104, kawan!! FIGHTING OWL 2007!!!! 🙂