Anggaplah Dirimu Seorang Arsitek

Kalau kamu masih merasa tertekan karena tak ada namamu di halaman depan

Anggaplah bahwa dirimu seorang Arsitek..

Kamu Arsiteknya… Merancang sebuah bangunan megah dan fungsionalis

Lalu kemudian rancanganmu dibeli oleh seseorang

Dan ketika pembeli rancnaganmu mendapatkan jutaan pujian akan keindahan bangunan mereka tanpa sekalipun menyebutkan Kamu arsiteknya

Berbanggalah, karena kamu bisa menghasilkan sebuah karya yang luar biasa

Kalau kamu masih tak bisa menerima karena karyamu menghasilkan grade A yang bukan untukmu

Anggaplah bahwa dirimu seorang arsitek..

Kamu arsiteknya… Membuat sebuah rancang hunian yang strategis

lalu kemudian rancanganmu dibeli seseorang

Dan ketika rancanganmu berdiri pada sebuah bidang tanah dalam bentuk rumah siap huni tapi itu bukan rumahmu

Berbanggalah, karena tanpamu rumah itu tidak akan ada

Kamu arsitek.

Kamu menciptakan segala rancangan bangun untuk mereka yang meminta

Kamu yang membuat mereka memiliki sebuah rumah yang nyaman

Kamu yang membuat mereka memiliki ruang kantor yang brilian

Kamu yang membuat mereka tersenyum girang atas segala pujian

Tapi percayalah, akan ada waktu dimana seorang arsitek merancang bangunan untuknya sendiri

Ada saat dimana kamu akan mengerahkan segala keahlianmu untuk merancang rumahmu sendiri

Dan kalau saat ini kamu masih merasa tertekan karena mereka beramai-ramai memintamu membuatkan rancang bangunan untuk mereka

Anggaplah kamu sedang belajar..

Anggaplah kamu sedang mencari rancangan terbaik untuk rumahmu sendiri

(Terinspirasi dari semangat atasan kepada saya. Sebuah pembelajaran untuk tetap ikhlas dan yakin bahwa mimpi baik seorang Hamba akan selalu dipeluk oleh Tuhan)

Cita-Cita, Mimpi, & Masa Depan

 

 

Semua orang punya cita-cita

Semua orang punya mimpi

Semua orang punya masa depan

Tapi semua orang punya cara dan jalannya  sendiri untuk cita-cita, mimpi & masa depannya

Tidak segera meraih cita-cita, bukan berarti ia tak punya cita-cita

Tidak segera mewujudkan mimpi, bukan berarti ia tak punya mimpi

Tidak segera mendapat masa depan, bukan berarti ia tak punya masa depan

Percayalah… setiap manusia pasti punya cita-cita

Setiap manusia pasti pernah bermimpi

Dan setiap manusia berhak atas masa depan

Tapi semua manusia punya cara dan jalannya sendiri untuk cita-cita, mimpi, & masa depannya

 

 

 

 

 

Baju Baru 2012-2013

Sudah beredar… Jersey resmi The Old Lady musim 2012-2013 sudah beredar! Jersey home (tanpa baju goalkeeper)! Warnanya tentu saja Hitam-Putih, masa iya pelangi 😉

Model Dadakan 🙂

Jersey Home Tampak Belakang

Mirko & King Arthur

Bedanya dari musim lalu adalah tak ada sentuhan warna kuning pada line nomer punggung. Kecuali pada kaus latihan yang masih memberikan aksen kuning pada line lengan, semuanya pure Hitam-Putih. Mirip jersey di tahun 2000-an. Tahun dimana The Old Lady kembali menjadi salah satu yang terbaik di Eropa. Semoga musim 2012-2013 juga menjadi titik balik keperkasaan The Old Lady untuk merengkuh juara UCL. Masih lama memang, tetapi setidaknya mimpi itu harus tetap dibangun sejak dini karena mimpi yang terwujud secara instan, manisnya tak akan bertahan lama. tetap berharap Lo Spirito Juve menjadi senjata utama untuk mempertahankan Scudetto dan merengkuh juara UCL. Plus tropi Piala Super Italia tentunya (A Bigger Amin, God!)

Mimpi Mereka & Mimpi Saya

 

Adik saya bercerita bahwa ia bermimpi tentang Mami. Kakak saya juga mengatakan bahwa setiap malam ia selalu memimpikan Mami. Mereka berdua bermimpi mendatangi suatu tempat dengan Mami dimana mereka semua terlihat bahagia. Di dalam mimpi Intan, Mami menyuruhnya untuk hidup bahagia.

Setelah menceritakan hal itu, Intan menanyakan apakah saya pernah memimpikan hal serupa dengannya? Dia meminta saya untuk menjawab jujur. Bahkan sedikit memaksa dan mendesak, mungkin karena ia tahu bahwa saya tak suka membicarakan perkara perasaan terhadap siapapun. Jawaban saya adalah “Tidak”. Tidak pernah sekalipun saya bermimpi tentang Mami. Tidak pernah memunculkan Mami sebagai mimpi saya.

Yang ada dipikirannya pasti saya tidak waras. Atau mungkin dia berfikir bahwa saya tidak merasa kehilangan. Tidak merindukan keberadaan Mami. Dia pun mungkin berfikir bahwa Mami tidak mengangaap saya sehingga tak mau mengunjungi saya melalui mimpi. Sesaat, fikiran itu sempat ada di dalam kepala saya. Namun kemudian saya menyadari bahwa bukan itu alasannya.

Bagi saya, mimpi itu adalah masa depan. Mimpi itu adalah cita-cita yang harus diraih dengan sungguh-sungguh. Dan saya selalu berpegang teguh bahwa mimpi untuk sebuah masa depan harus masuk akal. Bagaimana mungkin saya bisa menjadikan Mami sebagai mimpi saya? Sehebat apapun cara orang meraih mimpi, tak satu pun yang mimpinya menghidupkan kembali manusia yang telah tiada. Seseorang yang telah meninggal tak bisa lagi dibangkitkan. Memangnya hidup saya seperti sinetron stripping tanah air? Tiba-tiba saja memunculkan tokoh yang di awal episode diceritakan telah meninggal. Tidak masuk akal. Karena itulah, tidak ada Mami di setiap mimpi saya.

Jika Mami tak mau menjenguk saya melalui mimpi, saya anggap beliau percaya bahwa saya bisa bertahan untuk hidup yang saya miliki. Ketidakhadiran Mami sebagai bunga tidur, saya anggap sebagai caranya mempercayai bahwa saya bisa bahagia dengan hidup yang saya jalani saat ini. Dan bagi saya, itu adalah kebanggaan tersendiri.

Tidak perlu merasa iri pada adik atau kakak saya yang dikunjungi Mami di setiap mimpi mereka karena bagi saya Mami selalu ada di setiap jalan pikiran saya. Mereka yang mencintai kita, tidak akan pernah pergi dari sisi kita. Tidak akan pernah jauh dari langkah kita. Bukankah ada istilah ‘jauh di mata dekat di hati’ 😉

P.S: Dear Mom, i’m fine. Just trust me 🙂

 

Berani Adalah

 

Berani  adalah menonton film horor tengah malam di gedung bioskop seorang diri

Berani adalah tinggal di rumah seorang diri selama beberapa hari

Berani adalah mencoba memakan makanan paling pedas dan paling pahit di dunia

Berani adalah berenang di lautan lepas tanpa pelampung

Berani adalah mengatakan tidak pada pendapat mayoritas

Berani adalah menunjukkan kebenaran yang tidak populer

Berani adalah diam diantara celotehan manusia

Berani adalah tetap percaya akan kuasaNya

Berani adalah tetap yakin akan mimpi yang menjadi nyata