Ekspedisi Pacitan – Pantai Teleng Ria

Suka pantai tetapi tidak suka jalanan yang terlalu sulit nan terjal? Di Pacitan ada Teleng Ria Beach. Pantai yang letaknya tak jauh dari pusat kota. Hanya 5 – 10 menit dari alun-alun kota Pacitan (naik kendaraan bermotor). Dekat bukan? Itulah salah satu kelebihan Pantai Teleng  Ria. Mudah disinggahi. Tak perlu repot-repot naik turun bukit.

Tapi bagi saya, pantai ini hanyalah salah satu lanskap yang ada di kota. Bukan tempat yang cocok untuk membuang penat. Tidak ada keistimewaan lain dari pantai Teleng Ria daripada dekat dengan kota. Hanya sebuah pantai yang beberapa bagiannya telah didekorasi oleh bungkus-bungkus snack dan botol-botol bekas air mineral. 

Pasir pantainya juga sudah mulai pudar… lebih cenderung abu-abu daripada putih.

Dan kunjungan saya ke Pantai Teleng Ria tidak direncanakan, hanya sebatas berkunjung dan ingin tahu bagaimana rupa pantai yang ada di tengah kota Pacitan ini. Karena sebenarnya di kalangan wisatawan domestik yang sekedar berwisata, Pantai Teleng Ria jauh lebih populer dibandingkan Klayar. Tapi taste Teleng Ria, kalah jauh kalau harus bersaing dengan Klayar. Mungkin karena itu tadi, lokasi Teleng Ria yang mudah dijangkau dibandingkan Klayar. Selain itu, di pantai ini sering dilakukan pertunjukan atau sekedar pagelaran seni di akhir pekan. Tak jarang juga ada orkes dangdung yang menjadi favorit masyarakat setempat. Balap kuda juga kerap kali dilangsungkan di Teleng Ria.

Karena letaknya di tengah kota, harga tiket masuknya lebih mahal daripada pantai-pantai tersembunyi yang ada di bukit Pacitan. Tiket masuk ke Srau & Klayar Rp 3000 + parkir Rp 2000, di Teleng Ria harga tiket dibanderol Rp 5000 + parkir Rp 2000. 

Yahh… paling tidak saya sudah pernah mengunjungi Teleng Ria.

Surise Di Teleng Ria

Surise Di Teleng Ria