Dear All

Dear Dad… I wanna kill you

Dear Mom.. if I can…. I wanna kill you

Dear Sister… I wanna kill you

Dear Brother… I wanna kill you

Dear Friends… I wanna kill you

Dear My Life… I like you…. Thanks for teach me about yours

Dear God… I’m nothing without You.

Di Suatu Kelas

Suatu sore, di sebuah kelas…

Saya mengisi kelas yang dipenuhi oleh 5 orang anak kelas satu SMP (VII). Kelas ini adalah salah satu kelas yang personelnya punya kemampuan di atas rata-rata. Mereka masih berada pada usia belia. Masih sangat muda. Masih wajar jika yang ada dipikiran mereka adalah senang-senang, bermain-main, atau ketawa-ketawa. Sama halnya dengan bocah SMP kelas 1 kebanyakan.

Tapi ada hal yang lagi-lagi membuat saya bergidik… rasanya merinding ketika mendengar seorang anak berkata;

“Aku pengen jadi dokter spesialis mata, Kak. Aku pengen nyembuhin orang yang sakit mata kayak aku, biar mereka bisa lihat dengan normal. Pengen nyembuhin mereka yang buta”

Lalu kemudian, pernyataan satu orang anak tersebut diikuti oleh empat bocah lainnya.

Satu anak ingin menjadi dokter bedah, satu lagi dokter spesialis anak, dan satunya dokter kecantikan… sementara satu orang anak lainnya bercita-cita untuk melanjutkan studi Menengah Atasnya di SMA Taruna Nusantara (Magelang).

Dan lagi, saya harus bersua dengan obrolan yang bertemakan cita-cita. Senang rasanya ketika melihat segelintir generasi penerus yang begitu semangat merancang masa depannya.Hanya tersenyum simpul sembari mengamini harapan mereka.

Sepertinya Tuhan memang sedang ingin menegur saya yang mulai menjauh dari tema ‘cita-cita’. Alhamdulillah…. sejauh ini setiap kelas yang saya isi mengguratkan cerita yang berwarna-warni, membuat saya juga harus tetap dan terus belajar.